PT KAI Daop 6 Yogyakarta Kunjungi Markas JogjaKita, Dukung Ekosistem Transportasi Digital Lokal

PT KAI Daop 6 Yogya kunjungi JogjaKita
Sumber :
  • istimewa

YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Mendukung dan mengapresiasi JogjaKita sebagai penguatan ekosistem transportasi digital karya anak daerah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Jogjakita pada Kamis (10/7/2025).

img_title Finalisasi Perpres Transportasi Online, JogjaKita Dorong Regulasi Adil dan Beri Ruang Aplikator Lokal

Tim PT KAI Daop 6 Yogyakarta terdiri dari Assistant Manager Angkutan Penumpang, Andry Widyanto, Team Leader Penjualan Wiwin dan Iguh S, selaku Team Leader Pemasaran, disambut langsung oleh jajaran pimpinan Jogjakita, Bagus Cahyono, Direktur Utama Jogjakita, Dheny Septiawan, General Manager Operasional, dan Wahyudi, Manajer Driver.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat ini, kedua belah pihak membahas potensi sinergi antara layanan kereta api dengan transportasi digital lokal, termasuk integrasi layanan lanjutan (first mile dan last mile) bagi pelanggan PT KAI.

img_title Program Rumah Layak Pemkot Yogya, Lengkapi Akses Air Bersih

"Kami menyambut baik dukungan dari PT KAI Daop 6. Kolaborasi ini bukan hanya memperkuat ekosistem transportasi Jogja, tapi juga menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan layanan publik berbasis teknologi yang inklusif dan efisien," ujar Bagus Cahyono, selaku Direktur Utama Jogjakita.

PT KAI Daop 6 menyatakan bahwa kehadiran platform transportasi lokal seperti Jogjakita merupakan bagian penting dari ekosistem mobilitas di Yogyakarta, dan dapat menjadi alternatif pilihan terbaik bagi pelanggan KAI, terutama dalam mendukung perjalanan yang lebih lancar dan nyaman setelah tiba di stasiun.

img_title Malam Kebangsaan di Balai Kota Yogya Teguhkan Semangat Persatuan dan Kedaulatan Ekonomi

Jogjakita sendiri merupakan aplikasi transportasi digital karya lokal Yogyakarta yang terus berkembang sebagai solusi transportasi yang mudah, terjangkau, dan memberdayakan masyarakat setempat, termasuk para driver dan UMKM.