Kartu Sarjana Jepara ‘Dewa Penyelamat’, Wujudkan Mimpi Indurasmi Kuliah di UNS
- arif
JEPARA, VIVAJogja- Program Kartu Sarjana inovasi Bupati dan Wakil Bupati Jepara tampaknya kini mulai dirasakan manfaatnya secara nyata oleh warga di Bumi Kartini. Berkat program beasiswa ini, sejumlah warga kurang mampu akhirnya bisa berkuliah di perguruan tinggi.
Salah satunya dirasakan oleh Mei Wulandari, warga kurang mampu yang tinggal di RT 8 RW 3 Desa Bulungan, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara.
"Alhamdulillah berkat progam Kartu Sarjana Jepara yang dicanangkan Pak Bupati, anak saya tidak mengurungkan cita-citanya yang sudah disiapkan. Dia bisa melanjutkan impiannya kuliah di UNS, masuk mulai Agustus besok," ujar Mei Wulandari.
Kegembiraan Mei Wulandari ini diungkapnnya saat bertemu dengan Bupati Jepara Witiarso Utomo, di sela-sela peresmian gedung Tempat Penitipan Anak (TPA) Bumi Kartini belum lama ini.
Mohon doa restunya semoga anak saya bisa terus kuliah dengan hasil maksimal," pinta Mei Wulandari dengan wajah gembira.
Anak yang dimaksud Mei Wulandari bernama Indurasmi Kirna Firdaus (18). Kak Indi, panggilan akrab Indurasmi, merupakan anak tunggal dari pasangan Mei Wulandari (40) Muchamad Udin Purnomo (47).
Saat awak media ini mengunjungi kediaman Mei Wulandari, tak terlihat benda elektronik di rumah ini. Lantai rumah masih tanah merah. Berbagai barang juga terlihat menumpuk di ruang tamu yang bersebelahan dengan dapur karena terbatasnya ruangan di rumah yang dulunya merupakan brak mebel ini.
Tanah yang ditempati keluarga Indurasmi juga bukan milik pribadi. Namun masih milik nenek Indurasmi yang juga tinggal serumah dengan Mei Wulandari.
Muchamad Udin Purnomo bekerja sebagai tukang kayu. Saat usaha mebel di bos tempatnya bekerja lesu, maka honornya juga tak menentu.
Sedang Mei Wulandari sekitar setahunan terakhir menjadi guru PAUD Bumi Kartini. Sebelumnya, ia guru TK swasta di Desa Bulungan dengan honor di bawah Rp 500 ribu per bulan.
Untuk mencukupi kebutuhan keluarga, Wulan, panggilan akrab Mei Wulandari menjadi tukang setrika baju. Malam hari, ia juga nyambi mengajar les privat anak-anak tetangganya.
Menurut Wulan, progam Kartu Sarjana Jepara sangat membantu pendidikan anaknya. Sebab jika hanya mengandalkan pendapatannya dan suami, hampir bisa dipastikan tak akan cukup untuk membayar ongkos kuliah beserta biaya hidup anaknya.