Pertamina dan Pupuk Indonesia Buka Peluang Usaha bagi Ratusan Kopdes Merah Putih di Jepara

Kopdes Merah Putih di Jepara dipertemukan dengan Pertamina dan BUMN
Sumber :
  • arif

 

img_title Jepara Masuk Calon Prioritas Sekolah Nasional Terintegrasi 2026, Perluas Akses Pendidikan Unggul bagi Siswa Berprestasi

 

JEPARA, VIVAJogja- Pemerintah Kabupaten Jepara membuka jalan baru bagi kemandirian ekonomi desa. Upaya ini dilakukan melalui kontak bisnis antar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan mitra usaha di Pendopo R.A Kartini Jepara.

img_title Gus Hajar: Jepara Tak Cukup Hanya Menjual Produk, Harus Menjual Kreativitas

Kegiatan ini menjadi wadah pertemuan langsung antara Koperasi Merah Putih (Kopdes) dari 195 desa dan kelurahan di Jepara dengan mitra strategis dalam beragam bidang usaha. Diantaranya seperti Pupuk Indonesia dan Pertamina.

Keduanya merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diproyeksikan bakal bersinergi dengan ratusan Kopdes di Jepara. Dalam hal ini, Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan pentingnya kolaborasi konkret antara koperasi desa dan mitra usaha.

img_title Ketua Kawali Jepara Pasang Badan MOSI Untuk Mu'adz, Tegaskan Kritik Harus Berdasarkan Data dan Bukti

Bupati Jepara harapkan peran Kopdes majukan ekonomi desa

Photo :
  • arif

“Artinya, pertemuan ini memberikan ruang bagi kedua pihak untuk menjalin kerjasama ekonomi. Setidaknya, ada guidance dan business plan yang bisa dijelaskan secara jelas ke masing-masing Kopdes yang ada di Jepara,” ujar Bupati Witiarso baru-baru ini.

Melalui forum ini, setiap Kopdes dapat menentukan arah dan lini bisnis mereka. Mitra usaha akan melakukan presentasi, dan jika ada kecocokan serta kebutuhan yang sesuai dengan desa, maka akan segera ditindaklanjuti menjadi kerjasama nyata.

Bupati Witiarso juga menyoroti dua sektor utama yang menjadi peluang strategis bagi Kopdes Merah Putih, yakni distribusi pupuk bersubsidi dan elpiji bersubsidi.

“Ini peluang besar karena ke depan agen pupuk bersubsidi bisa dijalankan oleh Kopdes, begitu juga dengan elpiji bersubsidi yang bisa dikerjasamakan dengan Pertamina. Ini memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat desa di Jepara,” jelasnya.

Ia optimistis, seluruh Kopdes akan berpartisipasi dalam skema ini, apalagi nilai investasi awal dirancang cukup realistis.

“Sementara ini, kisaran kebutuhan modal berada antara Rp3 miliar hingga Rp5 miliar, menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing APBDes,” tambahnya.

Bupati menegaskan bahwa setelah terbentuk dan berjalan, sinergi antara Kopdes dan mitra akan terus diperkuat guna mensukseskan program Kopdes Merah Putih.

"Ini merupakan pilar ekonomi kerakyatan di Jepara," ujarnya.

Perwakilan Kopdes Mororejo Kecamatan Mlonggo menegaskan kesiapannya menjalankan usaha. Pihaknya juga siap mengikuti panduan rencana bisnis agar Kopdes Mororejo eksis dan berkontribusi menyokong perekonomian di desa..