Peresmian Jembatan Karangsambung Jadi Kado Istimewa Ultah Bupati Kudus

Prosesi pecah kendi oleh Bupati Samani tandai peresmian jembatan baru
Sumber :

KUDUS, VIVAJogja- Tanggal 21 Juli 2025 menjadi hari special bagi Bupati Kudus Samani Intakoris. Sebab bertepatan dengan hari ulang tahunnya ke 56 itu, orang nomor satu di Kabupaten Kudus ini mendapat kado istimewa.

img_title Bukan Sekedar Lip Service, Kudus Terapkan Pelayanan Publik dengan Semangat Otonomi Daerah

Ya kado istimewa itu berupa hadirnya Jembatan Karangsambung di Kecamatan Bae, yang baru saja tuntas dibangun oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) senilai Rp28,1 Miliar.

Peresmian jembatan yang pembangunannya diusulkan sejak puluhan tahun lalu, dilakukan Bupati Samani Intakoris. Kehadiran jembatan ini semakin memperlancar akses lalu lintas antara wilayah Kecamatan Bae dan Kecamatan Gebog.

img_title Kinerja Cepat dan Sigap Tangani Bencana dan Keracunan MBG Kudus Berbuah Penghargaan

Anggaran proyek Jembatan Karangsambung menelan Rp 28,1 Miliar

Photo :
  • -

Jembatan Karangsambung yang baru dibangun, kini telah diperlebar dan bisa dilalui dua arah. Peresmiannya disambut antusias oleh warga serta sejumlah pejabat daerah.

img_title Pemkab Kudus Fasilitasi SPLU Becak Listrik Hibah Presiden Prabowo, Cek Lokasinya

Proses penggantian jembatan yang identik dengan Jembatan Kesabaran ini, selesai dilakukan selama 240 hari sejak akhir tahun 2024.Peresmian dilakukan dengan ritual pemecahan kendi berisi air bunga oleh Bupati Sam’ani Intakoris.

“Alhamdulillah, jembatan Karangsambung kini sudah bisa dilewati dua arah. Lebih lebar, lebih baik. Terima kasih kepada Presiden RI Bapak Prabowo Subianto dan Kementerian PUPR yang telah mendukung penuh pembangunan ini,” ujar Bupati Sam’ani.

Jembatan Karangsambung diharapkan menjadi titik penting dalam mendukung kelancaran lalu lintas dan distribusi barang, terutama antara Kecamatan Bae dan Kecamatan Gebog. 

Bupati Samani menyebut, keberadaan jembatan ini membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.

“Ini bukan hanya jembatan penghubung, tapi juga pengungkit ekonomi. Warga bisa membuka usaha kecil seperti kedai kopi atau warung di sekitar jembatan,” tutur Sam’ani.

Samani juga menekankan pentingnya jembatan ini bagi aktivitas harian masyarakat, mulai dari pelajar hingga pekerja, karena akses yang lebih aman dan nyaman akan membuat mobilitas lebih efisien.

Usai pembangunan jembatan Karanngsambung tuntas, Pemkab Kudus juga mengusulkan pembangunan proyek infrastruktur lainnya.  Diantaranya pembangunan Jembatan Merah di Desa Klaling Kecamatan Jekulo, Jembatan Glagah berbatasan dengan Kabupaten Pati, serta peningkatan akses Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Agil Kusumadya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen 3.1 BP2JN Wilayah Jateng dan DIY, Iwan Soesanto, menyebut pembangunan jembatan sudah mencapai 99 persen dan akan dilakukan serah terima akhir pada 1 Agustus mendatang.

Halaman Selanjutnya
img_title