Kulonprogo Job Fair 2025 Tawarkan 2.028 Lowongan, Diharapkan Tekan Kemiskinan

Kulonprogo Job Fair 2025
Sumber :
  • Humas Pemkab Kulonprogo

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Sebanyak 2.028 lowongan pekerjaan ditawarkan dalam Kulonprogo Job Fair 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kulonprogo. Acara ini berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (22–23 Juli 2025) di Taman Budaya Kulonprogo.

img_title Semangat Baru Peserta Didik MTsN 1 Kulonprogo: Nilai Kehidupan dari Upacara Bendera

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kulonprogo, Bambang Sutrisno, menyampaikan bahwa sebanyak 25 perusahaan turut berpartisipasi, baik dari Kulon Progo maupun wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Selain perusahaan lokal, juga hadir BP3MI (Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia) serta SIGAB.

“Job fair ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menghadapi dinamika ketenagakerjaan akibat gejolak geopolitik dan ekonomi global yang berdampak pada peningkatan pengangguran,” jelas Bambang.

img_title Kulonprogo Sambut Kunjungan Kaji Tiru Pemkab Barito Utara, Sinergi Jadi Kunci Inovasi Pemerintahan

Meski angka pengangguran terbuka di Kulonprogo tergolong rendah, yaitu 2,01 persen, angka kemiskinan masih relatif tinggi, mencapai 15,62 persen pada tahun 2024. Job Fair ini diharapkan dapat mempertemukan langsung pencari kerja dengan perusahaan, dunia usaha, serta dunia industri.

Selama kegiatan berlangsung, tersedia fasilitas wawancara langsung, konseling karir, serta layanan pembuatan Kartu AK1 bagi pencari kerja. “Harapan kami, lowongan yang tersedia bisa segera terisi agar dampaknya terasa dalam upaya menekan pengangguran dan kemiskinan,” tambah Bambang.

img_title MGMP PAI SMP di Kulonprogo Dorong Agama Jadi Pusat Aktivitas Pendidikan

Bupati Kulonprogo, Dr R Agung Setyawan, menekankan bahwa sektor ketenagakerjaan masih menjadi tantangan bersama. Ia juga menyoroti pentingnya kualitas sumber daya manusia. “Tenaga kerja yang tangguh, kompeten, dan berkarakter akan mempercepat roda pembangunan dan memberikan dampak signifikan bagi kemajuan daerah, termasuk di Kulon Progo,” ungkap Agung.

Bupati Agung berharap agar Job Fair seperti ini diadakan secara rutin. “Sering kali terjadi ketidaksesuaian antara kebutuhan dunia kerja dan kesiapan pencari kerja, baik dari segi waktu maupun informasi. Inilah yang perlu kita benahi bersama,” tutupnya.