Tidak Ada Penyunatan Dana Beasiswa, Ini Deretan Nama Pelajar di Pati Penerima Bantuan
- arif poernomo
PATI, VIVAJogja- Tidak ada satu rupiah pun anggaran Beasiswa bagi ratusan mahasiswa yang berhak menerima bantuan, masuk ke kantong pribadi atau kas Pemkab Pati.
Ratusan juta dana beasiswa ini, murni untuk membantu mahasiswa berprestasi di Kabupaten Pati agar tidak terputus pendidikannya.
Komitmen itu ditegaskan Bupati Pati, Sudewo, saat menyerahkan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi kurang mampu. Agenda ini bersamaan penandatanganan MoU Program Beasiswa di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (28/7/2025).
Sudewo bangga perjuangan para orang tua menyekolahkan anaknya
- arif poernomo
Kegiatan ini dihadiri oleh Pj Sekda Kabupaten Pati, Asisten I dan III Sekda, Plt. Ketua Baznas Kabupaten Pati, para Kepala OPD terkait, para camat, serta para penerima beasiswa beserta orang tua.
"Ini adalah amanah (penyaluran beasiswa) yang harus saya perjuangkan sekuat tenaga,” ujar Bupati Sudewo dihadapan ratusan orang tua dan mahasiswa penerima beasiswa bantuan CSR Bank Jateng Pati.
Sudewo juga mengapresiasi perjuangan para orang tua yang hidup dalam keterbatasan tetap berjuang menyekolahkan anak-anak mereka hingga mencapai prestasi gemilang.
Dari kepedulian mereka itu, imbuh Sudewo, melahirkan inisiatif program beasiswa yang digagas Sudewo bersama keluarga. Kemudian dikembangkan melalui diskusi dengan jajaran Pemkab Pati dan dukungan dari CSR Bank Jateng, Baznas dan sejumlah CSR dari lembaga/perusahaan lainnya.
Sudewo menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi peradaban yang akan menentukan masa depan Kabupaten Pati. Kemajuan atau kemunduran daerah, sangat bergantung pada tata kelola pendidikan saat ini.
“Jika kita sungguh-sungguh menangani pendidikan dengan benar dan tepat, Pati akan maju. Namun, jika kita lalai, kemunduran akan menjadi harga mahal yang harus dibayar,” tegasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati, Andrik Sulaksono menyampaikan, program beasiswa telah melalui proses verifikasi dan validasi ketat terhadap 282 mahasiswa.
Hasilnya ditetapkan sebanyak 194 mahasiswa layak menerima beasiswa. Penerima terbagi dalam tiga kategori berdasarkan program studi, akreditasi perguruan tinggi, serta kriteria kemiskinan mulai dari P1 hingga P4.
Dengan total pendanaan dari CSR Bank Jateng sebesar Rp 1,9 miliar, ditambah dukungan Baznas dan pihak ketiga. Program ini menjadi wujud komitmen Pemkab Pati dalam membangun masa depan daerah melalui pendidikan.