Agresif Wujudkan Jepara Mulus, Witiarso Prioritaskan Pembangunan di Karimunjawa
- hms
SEMARANG, VIVAJogja – Pemkab Jepara agresif untuk mewujudkan jargon ‘Jepara Mulus’ melalui realisasi usulan Inpres Jalan Daerah (IJD). Upaya yang dilakukan dengan kontinyu melobi pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) di Semarang.
Lobi-lobi ini dilakukan Bupati Jepara Witiarso Utomo dengan menemui Kepala BBPJN Wilayah Jateng, M. Iqbal Tanhier, ST. MT. Pertemuan ini focus membahas realisasi usulan Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025 dan 2026.
Dalam rapat itu, Bupati Witiarso didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara Ary Bachtiar, Asisten I Sekda Ratib Zaini, serta Asisten II Sekda Hery Yulianto baru-baru ini.
Witiarso mengatakan, Pemkab Jepara telah mengusulkan sejumlah penanganan jalan prioritas, khususnya di wilayah Kepulauan Karimunjawa.
Usulan tersebut, kata Witiarso, mencakup dua ruas jalan di ruas Karimunjawa–Kemojan sepanjang 17,5 kilometer. Kemudian ruas Jalan dalam Kota Karimunjawa sepanjang 7,2 kilometer dengan total anggaran yang diusulkan Rp72 miliar.
“Karimunjawa menjadi perhatian khusus, karena ini menjadi ikon pariwisata Jepara dan Jawa Tengah. Akses jalan yang mulus kami harapkan mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Karimunjawa,” ujar Witiarso.
Tak hanya di Karimunjawa, Pemkab Jepara juga mengusulkan pembangunan dan peningkatan jalan di kawasan penunjang swasembada pangan. Diantaranya di Kecamatan Bangsri, Mlonggo, dan Pakis Aji. Total panjang jalan yang diusulkan mencapai 15,3 kilometer dengan nilai anggaran sekitar Rp27 miliar.
“Jalan-jalan ini sangat vital mendukung distribusi hasil pertanian dan akses warga ke pusat ekonomi. Kami berharap penuh agar pemerintah pusat melalui BBPJN dapat segera merealisasikannya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BBPJN Wilayah Jateng, M. Iqbal Tanhier, ST. MT menyambut baik usulan Pemkab Jepara. Pihaknya segera melakukan tindak lanjut sesuai dengan mekanisme yang berlaku.