Minim Anggaran Revitalisasi Sekolah di Jepara, Witiarso Rajin Melobi Kemendikdasmen Kucurkan Bantuan

Delegasi Pemkab Jepara usai melobi anggaran Kemendikdasmen
Sumber :
  • hms

 

img_title Witiarso dan Abdul Wachid Kompak Dorong Transformasi KUA, Tak Lagi Sekadar Urus Nikah

JAKARTA, VIVAJogja – Keterbatasan anggaran revitalisasi sekolah negeri dan lembaga pendidikan swasta di Bumi Kartini, memaksa Pemkab Jepara memutar otak. Upaya yang dilakukan yakni kembali melobi pihak  Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Harapannya, pihak Kemendikdasmen kembali mengucuran anggaran revitalisasi sekolah di Kabupaten Jepara. Sebelumnya, bantuan revitalisasi tahap pertama telah diterima Pemkab Jepara.

img_title PT Samwon Jepara Tutup Setelah 11 Tahun Beroperasi, 680 Karyawan Terkena PHK

Anggaran tahap pertama ini, untuk merenovasi 10 Sekolah Dasar Negeri, 5 SMP Negeri dan 14 lembaga pendidikan swasta. Karena itu, Bupati Jepara berharap jumlah bantuan serupa dapat diperluas pada tahap kedua.

Lobi-lobi ini dilakukan Bupati Jepara Witiarso Utomo dengan menemui Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah (Sesditjen PAUD Dikdasmen).

img_title Pipa Pecah Sepanjang 200 Meter Sebabkan Kurang Air Bersih, 600 KK di Desa Tunahan Terdampak

Kedatangan rombongan Pemkab Jepara diterima Sesditjen PAUD Diskdasmen, Dr. Eko Susanto, S.E di Gedung E Lantai 5 Kemendikdasmen RI, pada Selasa, (29/7/2025).

Witiarso menyebut, pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari proposal dan pertemuan sebelumnya dengan Mendikdasmen, Abdul Mu'ti. Yakni terkait bantuan revitalisasi sarana dan prasarana satuan pendidikan, khususnya jenjang PAUD, SD, dan SMP.

Witiarso juga didampingi Sekretaris Daerah Ary Bachtiar, Asisten I Sekda Ratib Zaini, Asisten II Sekda Hery Yulianto, Kepala Disdikpora Ali Hidayat, serta Kepala Bappeda Hasanuddin Hermawan.

“Harapan kami, di tahap berikutnya jumlahnya bisa lebih banyak lagi, khususnya untuk satuan pendidikan yang mengalami kerusakan berat maupun sedang,” pinta Witiarso.

Revitalisasi pendidikan ini, kata Witiarso, merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Jepara mewujudkan pemerataan akses dan peningkatan mutu layanan pendidikan.

Selain itu, orang nomor satu di Jepara ini juga mengusulkan sekolah-sekolah di wilayah terluar seperti Kecamatan Karimunjawa, agar turut menjadi perhatian. Hal ini sebagai bagian dari komitmen pemerataan layanan pendidikan di seluruh pelosok daerah.

“Harapan kami, dalam lima tahun ke depan kondisi seluruh satuan pendidikan di Jepara bisa baik dan layak,” tandasnya.

Merespon permintaan Pemkab Jepara, pihak Kemendikdasmen menyambut baik usulan itu dan segera mengupayakan sesuai mekanisme yang berlaku.