Andi Odang Tarik Pernyataannya Soal Pemotongan Dana Cabor, KONI Kudus Tegaskan Tidak Ada Penyunatan Anggaran

Andi Odang beri klarifikasi pencairan dana organisasi
Sumber :
  • Arif Poernomo

KUDUS, VIVAJogja– Dugaan pemotongan pemotongan anggaran sebesar Rp500 ribu dalam kegiatan di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus, kini direspon cepat oleh organisasi yang menaungi pengurus kabupaten cabang olahraga (pengcab cabor).

img_title Bupati Kudus dan Gubernur Jateng Serahkan BLT DBHCHT kepada Buruh Rokok

KONI Kudus buru buru membantah kabar tak sedap yang menerpa organisasinya. Wawan Pribadi, atau yang lebih dikenal dengan sapaan Andi Odang, Ketua Bidang Organisasi KONI Kudus meluruskan pemberitaan miring yang beredar di media.

Dalam pertemuan klarifikasi yang digelar bersama awak media Selasa malam (30/7/2025), Andi Odang membantah adanya pemotongan anggaran sebesar Rp500 ribu dalam kegiatan organisasi.

img_title Sambut 1 Muharam 1448 H, Pemkab Kudus Gelar Doa Bersama

Agenda klarifikasi itu juga dihadiri Ketua Bidang Hukum KONI Kudus, Sukis Jiwantomo, SH.

Padahal sebelumnya, Andi Odang sempat melontarkan pernyataan di sejumlah media yang menyebut adanya dugaan penyunatan dana dalam kegiatan organisasi KONI Kudus.

img_title Bacakan Pidato Kepala BPIP, Bupati Kudus Ingatkan Pancasila Bukan Sekadar Simbol

“Pemberitaan yang beredar di media itu salah paham. Dana Rp500 ribu itu bukan pemotongan. Uang itu untuk mendukung persiapan pelaksanaan Musyawarah Kabupaten PABERSI, karena SK mereka sudah tidak aktif," ujar Andi.

Andi mengaku bahwa dana sebesar Rp 500 ribu itu digunakan untuk membiayai konsumsi dan snack serta pembuatan banner. ” ujar Andi Odang.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Andi Odang sempat menyebut dana Rp500 ribu itu dialokasikan kepada seseorang berinisial FJ melalui bidang organisasi. Namun hal itu tanpa sepengetahuan dirinya sebagai ketua bidang.

“FJ dapat dana Rp500 ribu, namun kegiatannya apa, tidak pernah dilaporkan ke kami. Padahal katanya itu melalui bidang organisasi. Kalau memang begitu, kenapa saya tidak tahu?” ujarnya saat dikutip dalam pemberitaan sebelumnya.

Namun dalam klarifikasi terbaru yang diungkapkannya kepada media, Andi Odang justru membantah dengan tegas bahwa dana itu merupakan bentuk pemotongan.

Menurut Andi, dana tersebut digunakan untuk mendukung pelaksanaan persiapan Musyawarah Kabupaten (Muskab) cabang olahraga PABERSI (angkat berat) yang saat itu belum memiliki SK aktif dari KONI Kudus.

“Dana Rp500 ribu itu bukan potongan, tapi memang untuk kegiatan persiapan Muskab PABERSI. Karena SK mereka sudah tidak aktif, maka tidak bisa menerima langsung anggaran dari KONI. Jadi dana itu digunakan untuk konsumsi dan pembuatan banner,” tutur Andi.

Halaman Selanjutnya
img_title