Titiek Soeharto Ajak Pemuda Kulon Progo Tak Malu Jadi Petani

Titiek Soeharto dalam agenda Serap Aspirasi di Kulonprogo
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/Wuri D

YOGYAKARTA, VIVA Jogja  - Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) mengajak generasi muda untuk tidak malu-malu menjadi petani. Hal itu ditegaskan Titiek saat hadir dalam agenda Serap Aspirasi, di Aula Kelurahan Wates, Kulonprogo Selasa (05/08/2025).

img_title Ratusan Santri Meriahkan FASI XIII Rayon Nanggulan di Kulonprogo

Titiek menyebut menjadi petani di masa sekarang lebih mudah dibandingkan masa lalu karena sudah ada dukungan perkembangan teknologi baik itu dalam hal pengolahan tanah, tanaman dan pemasaran.

"Saya juga ingin mengajak generasi muda di Wates Kulonprogo ini untuk tidak malu-malu bertani, berternak atau berkebun. Justru hari ini dengan bantuan teknologi, kreativitas dan akses pasar digital, usaha pertanian bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan bahkan lebih menjanjikan dari pekerjaan kantoran," kata Titiek.

img_title Semarak Kebersamaan Lansia dan PAUD Mantrijeron Jadi Wadah Pelayanan Publik

Peran para petani millenial petani-petani muda sangat diperlukan untuk mendukung ketahanan, kemandirian dan kedaulatan pangan. "Mari kita bangun bersama semangat Desa Mandiri Pangan, desa yang kuat dari sisi ekonomi, budaya dan semangat gotong royong," imbuhnya..

Titiek juga menekankan pihaknya di Komisi IV DPR RI akan terus mengawal anggaran dan regulasi agar senantiasa tepat sasaran sehingga mampu berdampak positif pada peningkatkan sektor pertanian dan perikanan peternakan.  "Tugas saya sebagai wakil rakyat adalah untuk mendengar, mencatat dan memperjuangkan aspirasi dari masyarakat semuanya sehingga kami bisa turut menyusun arah kebijakan," ujarnya.

img_title PLUT UMKM Kulonprogo Jadi Rumah Besar Ekonomi Rakyat

Semantara, Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan menyatakan Kulon Progo akan terus menumbuhkan petani-petani millenial. "Untuk regenerasi petani, pelatihan-pelatihan petani millenial juga akan terus kita lakukan," katanya.

Agung Setyawan berharap kunjungan dan peran Titiek Soeharto bersama Komisi IV DPR RI dapat membantu mendorong percepatan penanganan masalah pertanian yang ada, sehingga dapat memberi dampak positif bagi petani dan sektor pertanian pada umumnya.

"Banyak sekali bantuan dari beliau seperti peralatan pompa air dan traktor yang bermanfaat bagi masyarakat petani," kata Agung.

Dalam Serap Aspirasi ini, juga diserahkan bantuan alat tanam padi kepada sejumlah Kelompok Tani dan bantuan untuk peternak ayam petelur.

Salah satu penerima bantuan, Agus Sugiyatno dari Gapoktan Ngestiraharjo Ngestiharjo Wates menyambut baik bantuan mesin penanam padi yang diberikan. "Sangat membantu karena untuk mengejar masa tanam ya. Karena kan kalau tanam manual sebelumnya itu kita pakai tenaga manusia buruh tandur itu antrenya lama, karena orangnya tidak banyak karena kan tidak ada regenerasi jadi berkurang buruh tandurnya. Terus waktu yang dibutuhkan juga lebih lama kalau pakai tenaga manusia, kalau pakai alat lebih cepat dan tentu lebih hemat jadinya," katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title