Heritage Stasiun Wergu Wetan Kudus Disulap Pusat Perekonomian Baru Kota Kretek
- arif poernomo
KUDUS, VIVAJogja- Kawasan eks Stasiun Kereta Api yang berada di Kelurahan Wergu Wetan Kudus yang sempat mangkrak puluhan tahun, kini segera disulap sebagai pusat UMKM, kegiatan olahraga hingga wisata kuliner dan rekreasi masyarakat.
Pemkab Kudus yang menyewa lahan milik asset PT KAI itu, serius menata menghadirkan percepatan fasilitas menjadi pusat perekonomian baru di Kota Kretek.
Tak tanggung-tanggung, Pemkab Kudus berkomitmen merampungkan pembangunan kawasan perekonomian baru dan segera beroperasi pada awal tahun 2026 mendatang.
Bupati Samani dan pimpinan OPD kerjabakti bersihkan lahan eks stasiun
- arif poernomo
Kabar gembira itu dikatakan Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris saat kerja bakti bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membersihkan kawasan bekas Stasiun Kudus pada Jumat (8/8/2025).
“Target kita awal tahun 2026 (pusat perekonomian baru) sudah bisa dimanfaatkan. Hari ini kita langsung mulai penataan,” ujar Samani Intakoris.
Samani memaparkan, kawasan seluas kurang lebih enam hektar ini bakal dibangun sejumlah fasilitas penunjang. Diantaranya lapangan padel, arena mini-soccer, restoran dan sentra UMKM.
Samani berinisiatif menghadirkan lapangan padel, sebab cabang olahraga baru mulai diminati masyarakat Kudus. Bahkan selama ini, warga harus ke luar daerah hanya untuk bisa bermain olahraga tersebut.
“Nantinya masyarakat Kudus tidak perlu ke Semarang untuk main padel, di Kudus nanti akan ada lapangan padel,” tukas Samani.
Untuk mewujudkan impian itu, Pemkab Kudus bakal melibatkan investor untuk percepatan pembangunan dan pemanfaatan kawasan yang berada ruas Jalan Agus Salim Kudus.
Untuk mekanisme pemanfaatan lahan itu, Pemkab Kudus mendapatkan diskon sewa hingga 60 persen dari PT KAI. Jika dinominalkan, maka besaran biaya sewa mencapai Rp 1,6 miliar selama lima tahun kedepan.
Dalam proses pembangunan pusat perekonomian baru di lahan tersebut, Pemkab Kudus tetap mempertahankan bangunan utama Stasiun Kudus. Bangunan cagar budaya ini tidak akan diubah bentuk fisiknya, hanya dilakukan perawatan untuk menjaga nilai historisnya.
“Dengan adanya pemanfaatan Stasiun Kudus ini, bisa menjadi alternatif masyarakat untuk berkumpul dan juga meningkatkan ekonomi masyarakat, termasuk UMKM sekitar,” harap Samani.
Tak hanya itu, Samani juga membuka peluang lebar-lebar bagi masyarakat Kudus yang ingin membuka usaha di sekitar kawasan eks stasiun. Namun proses kerjasamanya segera diatur melalui pihak pengelola.