Pembangunan JPO Perwakilan Terkesan Lambat, PPK : Ikuti Jadwal KAI
- jogja.viva.co.id/Wuri D
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Pejabat Pembuat Komitmen PPK Pembangunan jembatan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo mengakui pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Perwakilan - Jogoyudan Wates cenderung lamban.
Menurut PPK Jembatan DPUPKP Kulonprogo, Wuriandreza Gigih Muktitama, pelaksanaan pembangunan JPO yang melintasi rel kereta api harus mengikuti jadwal yang diberikan dari PT KAI. "Untuk progres JPO Wates ini, kita sudah jalan kurang lebih satu setengah bulan. Mungkin terlihat progresnya sangat lambat dikarenakan untuk lokasi pekerjaan itu melewati kawasan jalur kereta api. Di mana jalur kereta api itu kan kewenangannya dari PT KAI di bawah naungan DAOP VI, Yogyakarta. Nah, kita baru saat ini mendapat window time atau waktu senggang antar kereta," terang Gigih di Wates Jumat (08/08/2025).
Dijelaskan Gigih, window time diberikan beberapa tahap dengan durasi terbatas setiap tahapannya. Sehingga pekerjaan yang dihasilkan pun terbatas. "Sudah mendapatkan izin itu kurang lebih kemarin di hari Kamis dini hari selama 40 menit. Nah, itu baru kita untuk pemasangan cremona atau untuk jalur girder nanti " tuturnya.
Berdasar koordinasi dengan PT KAI DAOP VI, untuk kebutuhan untuk pelaksanaan pemasangan girder dibagi dalam empat tahap. Jadi tahap pertama itu pemasangan kremona, kemudian tahap kedua itu pemasangan girder atau gelagar.
"Kemudian nanti untuk yang pemasangan sling itu kami mungkin tidak menggunakan window time karena itu dimasukkan ke dalam antar girdernya. Jadi mungkin antar sela kereta setiap lima menit, 3 menit. Nah, itu kami mohonkan tadi ke DAOP tidak menggunakan Window Time," tuturnya.
Gigih melanjutkan window time akan kembali digunakan untuk tahap ketiga dan keempat pemindahan girder dan pembongkaran yang dimungkinkan diberikan jadwal tanggal 11,12,13 Agustus.
"Nah, nanti yang Window Time ke tahap tiganya yaitu pemindahan Girder. di Cremona ini kan tidak langsung di atas pilar-pilar. Nah, itu masih serong antar pilarnya. Nanti pemindahan Girder kita butuh Window Time-nya. Setelah itu, setelah Gilder itu sudah stay atau stabil di setiap pilarnya kemudian kita akan minta Window Time untuk yang pembongkaran. Nah, informasinya kemarin tanggal 11, 12, 13, tetapi juga bisa berubah," katanya.