Mengenal Aplikasi 1010Dry Karya Anak Yogyakarta, Mudahkan Pengusaha hingga Lacak Baju Hilang di Laundry

Pencipta aplikasi 1010Dry
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/Cahyo PE

VIVA Jogja - Berawal dari rasa kesal karena kehilangan kaos kesayangannya saat mencuci baju di laundry, sekelompok anak muda di Yogyakarta melakukan inovasi dengan membuat aplikasi bagi pengusaha laundry. Aplikasi ini dinamai 1010Dry.

img_title Pemkot Yogyakarta Gelar Seleksi Beasiswa Prestasi Kelurahan 2026, Nilai TKA dan TKAD Jadi Penentu

Melalui aplikasi 1010Dry ini pengusaha laundry bisa melakukan pelacakan pada baju milik pelanggan sehingga meminimalisir terjadinya kehilangan.

Kisah 1010Dry ini berawal saat foundernya yakni Aspuri Ahmad yang baru lulus dari kuliah kehilangan salah satu kaos kesayangannya. Baju itu merupakan salah satu baju dengan harga mahal yang dipunyainya.

img_title Festival Jamu Nusantara Dorong Tradisi Minum Herbal Jadi Gaya Hidup Modern

"Kita dulu waktu masih jadi anak kost beberapa kali baju yang kita transaksikan di laundry hilang. Padahal beberapa itu terbilang premium, memorable, dan bernilai," ujar Aspuri, Senin (18/08/25).

Aspuri pun kemudian berinisiatif membuat aplikasi. Pembuatan aplikasi ini dirintisnya sejak tahun 2017. Kemudian ditahu 2018, aplikasi 1010Dry berhasil diluncurkannya, yang memungkinkan setiap pakaian yang masuk ke laundry dapat ter-tracking.

img_title Pemkot Yogya dan Diwa Foundation Bedah Rumah, Prioritaskan Hunian Layak bagi Disabilitas

Aspuri menceritakan dalam aplikasi itu ada beberapa tahapan proses laundry. Dari saat baju masuk, hingga packing, secara berkala bisa dipantau langsung oleh owner, kasir, hingga konsumen.

"Ketika baju datang, ditimbang, misal kiloan, kasir akan menghitung dan merincinya, kemeja berapa, kaos berapa, celana berapa, itu dihitung dan ada check box-nya," ucap Aspuri.

"Setelah selesai, terus lanjut ke proses pencucian dicek lagi, sampai ke proses packing. Konsumen bisa cek dari aplikasi di hp-nya," imbuh Aspuri.

Lewat sistem ini, jika terjadi perbedaan data, semua pihak secara terbuka bisa dilacak pakaiannya hilang ketika memasuki tahapan apa. Sistem yang ditawarkannya tersebut diklaim Aspuri mampu meminimalisir potensi pelanggan kehilangan baju yang dicuci di laundry.

"Karena pencatatan manual rentan kesalahan dan kehilangan. Dengan aplikasi 1010Dry setiap pakaian yang masuk tercatat secara detail oleh pegawai yang melakukan entry data," ungkap Aspuri.

Sedangkan Public Relation 1010Dry, Linda Pratiwi menyebut saat ini aplikasi 1010Dry ini telah digunakan oleh lebih dari 2.843 outlet laundry di seluruh Indonesia. 1010Dry, digunakan oleh laundry-laundry yang saat ini telah tersebar dari Aceh sampai Jayapura.

Halaman Selanjutnya
img_title