Jateng Jadi Rumah Ramah Investor, Kudus Pastikan Solid Dukung Ambisi Besar Ahmad Lutfhi

Ahmad Lutfhi ajak 35 kepala daerah dukung program Pemprov Jateng
Sumber :

KUDUS, VIVAJogja- Kabupaten Kudus menegaskan kesiapannya untuk berkontribusi nyata bagi pembangunan di Jawa Tengah. Selain itu, Kudus siap berperan aktif mendukung program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

img_title Aksi Bersih Pantai Sigandu, 186 Personel TNI AL Ajak Warga Peduli Lingkungan

Dukungan yang telah disiapkan Pemkab Kudus, antara lain dalam bidang investasi, peningkatan kesejahteraan masyarakat maupun penguatan daya saing daerah.

Komitmen itu dilontarkan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, saat hadir dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025. Agenda ini digelar di Lapangan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Selasa (19/8/2025). 

img_title Kisah Muhammad Salwa, Musisi Difabel Asal Kudus Menembus Panggung Ibukota

Bupati Kudus saat hadiri upacara Hari Jadi Jateng di Batang.

Photo :
  • -

“Kehadiran rombongan Pemkab Kudus menegaskan dukungan pada momentum kebersamaan masyarakat Jawa Tengah,” ujar Bupati Samani.

img_title KEK Industropolis Batang Tebar Pesona Wisata, Amphitheater dengan View Laut Jawa Jadi Magnet Pengunjung

Dukungan itu disampaikan Bupati Samani, saat merespon ajakan Gubernur Ahmad Lutfhi yang menjadikan Jawa Tengah sebagai rumah yang ramah bagi investor. 

“Kudus siap berperan aktif mendukung program strategis pemerintah provinsi, baik dalam bidang investasi, peningkatan kesejahteraan masyarakat maupun penguatan daya saing daerah,” cetus Samani.

Prestasi Lutfhi Enam Bulan Menjabat

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi mengajak bupati dan wali kota di 35 daerah di Jawa Tengah, untuk menggenjot pemasukan melalui sektor investasi. Ia juga menginstruksikan agar di setiap wilayah memiliki kawasan khusus untuk penanaman modal.

Ajakan itu disampaikan Luthfi, seusai upacara HUT ke-80 Provinsi Jawa Tengah, di kawasan ekonomi khusus Industripolis Batang, Selasa (19/8/2025).  Berkaca pada investasi di Kabupaten Batang, telah mencetak nilai yang cukup tinggi, yakni Rp2,68 triliun pada semester pertama 2025.

“Hari jadi ke-80 Jateng di KIT Batang, karena ke depan tidak hanya swasembada pangan yang merupakan potensi wilayah Jawa Tengah, tetapi harus ditunjang dengan adanya investasi. Investasi di Jawa Tengah yang paling prioritas adalah kawasan industri,” ujarnya.

Gubernur menginginkan agar kawasan semacam itu dikembangkan di daerah lain. Sebab, investasi di kawasan khusus, memudahkan bagi investor.

“Kita punya delapan kawasan industri, salah satu miniatur untuk mengembangkan pendapatan asli daerah (PAD) wilayah, baik provinsi maupun nasional. Jadi imbauan saya ke para bupati wali kota, hari ini kita rapat untuk segera ajukan kawasan industri yang boleh menjadi kewenangan provinsi,” imbuhnya.

Halaman Selanjutnya
img_title