Peserta Menurun, Lomba Pawai HUT Ke-80 RI Kulonprogo tetap Meriah
- jogja.viva.co.id/Wuri D
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Pemkab Kulonprogo menggelar lomba pawai dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia (RI) tingkat Kabupaten Kulonprogo dengan start dari Alun-alun Wates, Kamis (21/08/2025) pagi hingga sore.
Masyarakat pun memadati alun-alun Wates lokasi start dan jalan-jalan yang dilintasi pawai sejak pagi.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Disdikpora Kulon Progo, Dian Putera Karana menyampaikan ada 77 kelompok pleton inti yang mengikuti lomba dari pelajar jenjang SD/MI, SMP/MTs/ SMA/MA/SMK dan kategori kelompok umum instansi OPD.
Rute pawai untuk kategori SD/MI dan Instansi/Umum yaitu Start depan KODIM Panggung Kehormatan , Alun-alun Wates memutar Pemda KP, HW, DPRD, Perpusda, Kemenag, UNY , Polsek Wates, dan Finish di depan Ex SDN Percobaan 4.
Rute SMP/MTs dan SMA/SMK/MA : Start depan Kodim, Panggung Kehormatan, Alun-alun Wates memutar, Pemda KP, HW, DPRD, Alfamart, pertigaan Dayakan, SMKN 1 Pengasih dan Finish di halaman Taman Budaya Kulonprogo.
"Rinciannya ada 20 peserta dari SD/MI, 21 peserta jenjang SMP/MTs, 26 peserta jenjang SMA/SMK/MA, dan 10 peserta dari instansi," terang Dian Putera Karana yang juga Ketua Panitia Lomba Pawai HUT RI 2025 ini.
Dijelaskan Dian, pada lomba pawai tahun ini, ada perbedaan dari sisi penilaian dan mekanisme penampilan dari setiap peserta, khususnya durasi waktu display.
Dian menjelaskan batasan waktu hanya diberikan saat penampilan di depan juri, di mana tiap peserta tampil selama 3 sampai 4 menit. Terdapat 3 juri penilai yang disebar ke titik-titik strategis, seperti di sisi selatan Alun-alun, Simpang HW, dan depan Kantor DPRD Kulonprogo. "Penampilan yang kurang dari 3 menit atau lebih dari 4 menit akan dikenakan pengurangan nilai," ujarnya.
Aturan baru ini bertujuan agar semua peserta mendapatkan kesempatan yang sama untuk menampilkan kemampuan timnya. Sebab pengalaman sebelumnya, kerap terjadi salip-menyalip antar peserta lantaran waktu tampil yang kurang sesuai.
"Penilaian melihat dari variasi penampilan, kekompakan dan kebersamaan. Harapannya, lomba ini bisa menunjukkan nilai nasionalisme, disiplin, kepemimpinan, kebersamaan, dan sportivitas. Selain itu, kami juga berharap lomba pawai tahun ini tetap memberikan manfaat bagi banyak pihak," kata Dian.