Dukung Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Petani Kecil, BAZNAS Kulonprogo Kembangkan Lumbung Pangan Jagung di Sentolo

BAZNAS Kulonprogo Kembangkan Lumbung Pangan Jagung di Sentolo
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/Wuri D

 

img_title 408 Murid Madrasah Kulonprogo Ikuti Olimpiade Madrasah Indonesia

YOGYAKARTA,  VIVA Jogja - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kulonprogo bersinergi dengan Pemkab dan Polres Kulonprogo meluncurkan program Lumbung Pangan dengan kegiatan Penanaman Jagung di Bulak Tani Rumekso Makmur Banguncipto Sentolo Kulonprogo Jumat (22/08/2025).

Ketua Baznas Kulonprogo, Alfanuha Yusida mengatakan lumbung pangan Baznas adalah program pemberdayaan ekonomi mustahik dalam hal ini petani kecil di sektor agribisnis yang berkelanjutan.

img_title Kulonprogo Maneka Warna 2026, Kebudayaan Jadi Motor Ekonomi Rakyat

"Fokus dari Baznas jagung dan hortikultura. Adapun penerima manfaat atau mustahik dalam kelompok karena lebih mudah untuk mendampinginya. Yang kita berikan adalah berupa bibit bibit pupuk dan insektisida," terang Alfanuha.

Selain lumbung pangan melalui penanaman jagung ini, sebelumnya Baznas Kulonprogo juga telah bersinergi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kulon Progo lainnya dalam berbagai  program seperti balai ternak kambing di Kalibawang dan balai ternak unggas di Pengasih.

img_title Festival Paralayang Kulonprogo, Menoreh Jadi Panggung Sport Tourism Nusantara

"Harapannya bapak ibu penerima manfaat atau mustahik akan bertumbuh ekonominya, meningkat kesejahteraannya sehingga akan menjadi muzakki atau pemberi zakat," imbuhnya.

Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko mengapresiasi langkah Baznas Kulonprogo yang turut aktif dalam mendukung ketahanan pangan di Kulonprogo melalui program lumbung pangan khususnya penanaman jagung.

"Saya bangga dengan Baznas Kulonprogo yang mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Dengan sinergi kita bersama, ayo kita bersatu padu untuk mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan khususnya di Kabupaten Kulon Progo, dan umumnya untuk Indonesia,"  katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, drh Drajat Purbadi menjelaskan penanaman jagung seluas 2 hektar di Banguncipto Sentolo selaras dengan upaya memenuhi kebutuhan jagung nasional.

"Kita untuk kebutuhan jagung di nasional itu kan 15 juta ton. Dan produksi produksi kita belum bisa memenuhi jadi masih impor dari Argentina dan Brazil. Jadi makanya kita genjot ini untuk produksi jagung," terang drh Drajat Purbadi.

Khusus untuk Kulonprogo, kebutuhan jagung mayoritas untuk pasokan produsen pakan unggas ayam pedaging maupun petelur. Berdasar data yang ada, produksi jagung Kulonprogo di 2024 baru memenuhi sekitar separuh dari kebutuhan jagung Kulonprogo.

"Kebutuhan jagung untuk pakan unggas 44.834,7 ton, sedangkan produksi jagung th 2024 sebesar 23.471 ton. Maka kita terus upayakan peningkatan produksi. Luas lahan jagung kita sekitar 600 hektar, produksi bervariasi tergantung lahannya, rata-rata 8 ton per-hektar," pungkasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title