Keluarga Pemilik RWID Online Bentuk Tim Ad Hoc Untuk Dialog dan Selesaikan Permasalahan
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Keluarga Eko Suprapto Wibowo, pemilik PT Pekerja Daring Indonesia Perjuangan (PDIP) yang bertanggungjawab atas platform RWID Online, resmi membuka ruang dialog dan komunikasi bagi seluruh pihak terkait. Komunikasi dan dialog ini ditujukan pada investor, mentor maupun siswa (mentee) yang bergabung dengan RWID Online.
Kuasa hukum keluarga, Totok Sugianto SH, menyampaikan kondisi kesehatan Eko Suprapto Wibowo berdasar surat dari RS Hardjolukito dan RSUP Dr Sardjito saat ini tidak memungkinkan dilakukan dialog terbuka dengan pihak-pihak lain.
Totok menuturkan melihat kondisi ini, pihak keluarga membentuk tim Ad Hoc untuk mencari solusi bersama dari masalah yang ada di RWID Online. Langkah ini diambil sebagai bentuk itikad baik keluarga untuk menjaga transparansi dan menyelesaikan permasalahan secara tuntas.
"Sejak menerima kuasa pada 23 Agustus 2025, kami dari keluarga berinisiatif membentuk Tim Ad Hoc yang bertugas melakukan verifikasi data, inventarisasi dan menjadi fasilitator komunikasi antara keluarga, investor, mentor, dan siswa," kata Totok, Selasa (26/08/2025) di Sleman.
"Kami ingin memastikan tidak ada data yang terlewatkan dan semua pihak yang selama ini belum berkomunikasi dapat terlibat dalam proses ini," imbuh Totok.
Totok membeberkan Tim Ad Hoc mengundang semua pihak yang berkepentingan untuk hadir dalam pertemuan terbuka yang akan digelar Sabtu, 30 Agustus 2025 di Cafe Sisi Selatan, Kotagede, Yogyakarta. Selain itu pihak keluarga juga menyiapkan nomor khusus official yakni 085647362339 bagi semua pihak yang ingin berkomunikasi.
Totok membeberkan dalam pertemuan terbuka yang digagas oleh Tim Ad Hoc dan disetujui oleh keluarga, akan ada beberapa agenda penting akan dibahas, antara lain klarifikasi kondisi terkini perusahaan PT PDIP/ RWID ONLINE, penjelasan mengenai kondisi kesehatan Saudara Eko Suprapto Wibowo dan mandat yang diberikan kepada Tim Ad Hoc.
Selain itu, sambung Totok, adapula evaluasi awal terhadap program-program yang berjalan serta kewajiban yang harus dipenuhi, mekanisme verifikasi klaim dari investor, mentor dan mentee serta rencana restrukturisasi perusahaan dan pembangunan sistem baru untuk pemulihan dan peningkatan kinerja.