Sungai Bersih Bisa Jadi Wisata Keluarga dan Sumber Penghidupan

Eko Suwanto
Sumber :
  • Istimewa

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Pemerintah Kota Yogyakarta yang mulai menjalankan normalisasi tiga sungai besar: Winongo, Code, dan Gadjah Wong. Langkah ini dinilai strategis dalam upaya penataan kawasan bantaran sungai serta peningkatan kualitas lingkungan hidup di kota pelajar.

img_title Pemkot Yogyakarta Dorong Penguatan Potensi Kelurahan untuk Ungkit Ekonomi Lokal

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyebutkan bahwa normalisasi sungai merupakan bagian penting dari gerakan reresik Jogja yang telah lama dinantikan masyarakat. “Terima kasih kepada Pak Wali dan Pak Wawali, serta Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Yogyakarta yang telah memulai normalisasi sungai Winongo, Gadjah Wong, dan Code. Setelah 10 tahun belum terlaksana, kini masyarakat bisa kembali berpartisipasi dalam menjaga kebersihan sungai,” ujar Eko, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRD DIY.

Eko menekankan bahwa keberadaan tiga sungai tersebut memiliki fungsi strategis bagi masyarakat, baik dari sisi lingkungan maupun potensi ekonomi. “Saat sungai bersih dan tertata, kawasan bantaran bisa menjadi ruang hidup yang asri, bahkan berkembang menjadi destinasi wisata keluarga,” katanya.

img_title Job Fair Kota Yogyakarta 2026: Ribuan Lowongan Kerja dan Komitmen Dunia Usaha Inklusif

Ia juga mendukung langkah Pemerintah Kota Yogyakarta dalam merekrut ulu-ulu, petugas penjaga sungai yang bertugas memastikan kebersihan dan kelancaran aliran air. “Petugas ini penting untuk menjaga keberlanjutan program normalisasi, selain penggunaan alat berat untuk pembersihan fisik sungai,” tambahnya.

Lebih lanjut, Eko menyampaikan harapan agar program ini dapat diperluas melalui kerja sama lintas daerah. “Kami berharap Bupati Sleman dan Bantul turut mendukung. Jangan sampai Pemkot Yogyakarta membangun barier sampah, tapi saat hujan datang, sungai kembali tercemar oleh kiriman sampah dari hulu,” tegasnya.

img_title Pemkot Yogyakarta Dorong UMKM Tembus Pasar Global Lewat INACRAFT Festival 2026

Menurut Eko, normalisasi sungai bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal partisipasi publik. Ia mendorong agar masyarakat diajak bergotong royong menjaga kebersihan sungai secara berkelanjutan. “Insya Allah, masyarakat mendukung. Sungai yang bersih akan menjadi sumber penghidupan, ruang wisata keluarga, dan sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan hidup di Kota Yogyakarta,” tutupnya.