Rektor UMY Tegaskan Komitmen Demokrasi dan Tolak Kekerasan dalam Aksi Massa

Rektor UMY Prof Dr Achmad Nurmandi
Sumber :
  • Istimewa

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Menyikapi eskalasi aksi massa dan potensi kekerasan yang mewarnai situasi nasional belakangan ini, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyampaikan pernyataan sikap resmi yang menegaskan komitmen terhadap demokrasi dan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan.

img_title Inovasi Anak Panti Muhammadiyah, Madu Surya Asy-Sifa Jadi Bukti Kemandirian di Tengah Kota

Dalam pernyataan yang dirilis Sabtu (30/08/2025) malam, Sivitas Akademika UMY menyoroti pentingnya penyelesaian persoalan bangsa secara damai, dialogis, dan berkeadaban. Rektor UMY, Prof DrAchmad Nurmandi, M.Sc, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan dalam aksi massa di Jakarta pada Kamis lalu. “Semoga almarhum mendapat rahmat Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kami juga mendoakan kesembuhan bagi mereka yang mengalami luka-luka, serta menyampaikan empati kepada rekan-rekan pengemudi ojek online yang menuntut keadilan atas peristiwa tersebut,” ujar Prof Nurmandi.

Pernyataan Sikap UMY

img_title Majelisdiktilibang PP Muhammadiyah Tantang UMUKA Pasang Target Besar: Kalau Tak Ada Target Angka, Kita Tidur

Sebagai bentuk keprihatinan dan tanggung jawab moral, UMY menyampaikan lima poin penting terkait situasi demokrasi nasional, menahan diri dan menolak kekerasan, mengimbau seluruh elemen bangsa untuk mengedepankan sikap menahan diri, menghindari kekerasan, serta menjaga persatuan dan kesatuan.

Menuntut para pemimpin, aparat hukum, dan pengambil kebijakan agar lebih peka terhadap aspirasi masyarakat dan menunjukkan keteladanan dalam menyelesaikan persoalan, penegakan Hukum yang Adil dan Non-Kekerasan

img_title Haedar Nashir: Pendidikan Holistik Muhammadiyah Sapen Universal School Jadi Tonggak Transformasi Nasional

Mendukung komitmen Presiden RI dalam menyelesaikan kasus hukum secara adil, termasuk kematian Affan Kurniawan, serta mendorong profesionalisme aparat keamanan. Memercayai bahwa bangsa Indonesia mampu melewati ujian ini dengan menjunjung tinggi nilai demokrasi, keadilan sosial, dan persaudaraan.

UMY mengimbau mahasiswa untuk tetap kritis namun tidak anarkis dalam menyampaikan aspirasi, menekankan peran strategis mahasiswa sebagai garda terdepan dalam menjaga idealisme bangsa. Mahasiswa dipandang sebagai agen perubahan sekaligus penopang nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan persatuan. “Mahasiswa harus tampil sebagai teladan intelektual dengan menyuarakan kebenaran secara santun, argumentatif, dan bertanggung jawab. Kami juga mengingatkan agar mahasiswa cermat dan waspada terhadap upaya adu domba yang dapat memecah belah bangsa,” tegas Prof Nurmandi.

Dengan semangat persatuan, UMY mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyalurkan aspirasi secara damai demi Indonesia yang berkemajuan, adil, dan bermartabat.

Halaman Selanjutnya
img_title