Dorong Produktivitas Pertanian, 175 Petani Dieng Adu Kentang Raksasa

Petani Dieng juara lomba kentang raksasa Petrokimia Gresik
Sumber :

BANJARNEGARA, VIVAJogja - Sebanyak 175 petani dari kawasan Dieng Raya ambil bagian dalam ajang lomba kentang raksasa yang digelar oleh Petrokimia Gresik, anggota holding Pupuk Indonesia.

img_title Lewat Program Go Babe di Desa Mlandi, DPUPR Wonosobo bersama Ratusan Warga Bersihkan Jalur Wisata

Acara ini merupakan bagian dari program 'Pestani Dieng Raya' yang dipusatkan di Desa Kasimpar, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara.

Petani Dieng didukung Petrokimia Gresik saat menanam kentang

Photo :
  • -

img_title Panen Melimpah Berkat Pemupukan Berimbang di Nanggulan

Kegiatan ini sekaligus memperingati Hari Pelanggan Nasional, dan menjadi bentuk apresiasi Petrokimia Gresik kepada petani sebagai mitra strategis dalam pembangunan pertanian nasional.

Komisaris Utama Petrokimia Gresik, Suhardi Alius mengungkapkan, bahwa para peserta lomba sebelumnya telah mendapatkan pembekalan teknis budidaya sesuai dengan prinsip Good Agriculture Practice (GAP).

img_title Antusiasme Petani Meledak, Distribusi Pupuk Subsidi Tegal Capai 40 Persen, Pupuk Indonesia: Tembus 15.993 Ton

Dalam pelaksanaannya, mereka menggunakan produk-produk unggulan Petrokimia Gresik, serta mendapat pendampingan berupa monitoring dan diskusi berkala.

"Lomba ini kami harapkan dapat menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian. Ini juga sekaligus menegaskan peran Jawa Tengah sebagai sentra kentang nasional," ujar Suhardi.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo menambahkan, bahwa lomba ini mendorong petani untuk mengoptimalkan teknologi budidaya agar menghasilkan kentang yang tidak hanya besar, tetapi juga produktif.

"Juara 1 dari Wonosobo mencatat peningkatan produktivitas dari 16,5 ton per hektare menjadi 18 ton per hektare, atau naik hampir 10 persen. Ini adalah capaian nyata dari kolaborasi antara teknologi, produk berkualitas, dan komitmen petani," jelas Adityo, yang akrab disapa Adit.

Menurutnya dalam lomba kentang raksasa ini, juara 1 diraih oleh petani Wonosobo, juara 2 dari Banjarnegara dan juara 3 diraih oleh Wonosobo.

Lomba ini, katanya, tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi bagi petani untuk mengenal teknologi pemupukan modern.

Petrokimia Gresik juga memperkenalkan rangkaian produk andalannya, antara lain NPK Phonska Lite, ZA Plus, Phonska Cair, Phonska Oca Plus, Phonska Alam.

Dengan pendekatan pemupukan berimbang, lomba ini menjadi bukti bahwa peningkatan kualitas dan kuantitas panen bisa dicapai secara berkelanjutan.

"Lomba ini adalah bagian dari kontribusi kami untuk mendukung cita-cita besar Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dalam mewujudkan swasembada pangan nasional sesuai Asta Cita," tegas Adit.

Halaman Selanjutnya
img_title