Bikin Belajar Bahasa Inggris Lebih Menarik, UMK Hadirkan Native Speaker Cantik

Julia memandu aktivitas conversation practice di Kudus English Corner
Sumber :

KUDUS, VIVAJogja- Lapak Kudus English Corner (KEC) yang digagas oleh Universitas Muria Kudus (UMK) dan Djarum Foundation, mampu menarik perhatian masyarakat Kota Kretek belajar bahasa Inggris secara interaktif dan menyenangkan.

img_title Timnas Garuda Putri U16 Terpikat Safin Pati Sports School U14, Latihan Bersama Jelang Laga Internasional

Kehadiran Kudus English Corner pun menjadi sorotan, karena menghadirkan Julia Gauthier, seorang native speaker asal Prancis yang bisa berinteraksi secara langsung dengan peserta.

Julia memandu aktivitas conversation practice di Kudus English Corner.

Photo :
  • -

img_title Bupati Kudus dan Gubernur Jateng Serahkan BLT DBHCHT kepada Buruh Rokok

Julia memandu berbagai aktivitas, mulai dari conversation practice, permainan interaktif hingga quiz berhadiah yang membuat pelajar semakin antusias.

Julia juga mengungkapkan rasa antusiasnya saat bisa terlibat dalam kegiatan yang dilakukan KEC di Alun Alun Simpang Tujuh Kudus.

img_title Sambut 1 Muharam 1448 H, Pemkab Kudus Gelar Doa Bersama

“Saya sangat senang bisa bergabung dengan KEC, bertemu dengan banyak orang yang berlatih bahasa Inggris, dan saya akan datang lagi minggu depan,” ujar Julia pada Selasa (30/9/2025).

Keberadaan Kudus English Corner ini juga didampingi dosen pendamping dari UMK yakni Dr. Nuraeningsih, S.Pd., M.Pd. Kehadiran native speaker seperti Julia, diharapkan memotivasi para pelajar dan masyarakat lebih percaya diri dalam berbicara bahasa Inggris.

“Program ini merupakan upaya nyata UMK memberikan ruang belajar yang inklusif dan kreatif. Dengan adanya native speaker, peserta bisa langsung mempraktikkan percakapan sehari-hari dan merasakan pengalaman yang berbeda,” ujar Nuraeningsih.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UMK, Prof. Dr. Ir. Darsono pun mengapresiasi antusiasme masyarakat Kudus yang datang ke lapak Kudus English Corner.

Ia menyebut bahwa bahwa kehadiran Julia di kampus UMK selama beberapa bulan ke depan, juga akan disusul oleh para volunteer lainnya dari berbagai negara Eropa.

“Program ini merupakan bagian dari inisiatif UMK membuka wawasan global bagi masyarakat Kudus. Kehadiran Julia dari Prancis ini telah menumbuhkan semangat baru, dan kami akan terus menghadirkan volunteer lain agar kegiatan seperti ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang luas,” terangnya.

Selain sesi percakapan, Kudus English Corner juga menyediakan berbagai informasi tentang program studi di UMK, termasuk peluang program beasiswa.

Stan yang didirikan KEC ini tak hanya menjadi tempat belajar, namun juga pusat informasi bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Halaman Selanjutnya
img_title