PGN Serahkan 50 Gerobak Sampah dan Insinerator untuk Dukung Pengelolaan Sampah di Yogya

PGN serahkan 50 Gerobak Sampah ke Kota Yogya
Sumber :
  • Istimewa

 

img_title Pemkot Yogya Larang Bakar Sampah Saat Kemarau, Antisipasi Kebakaran Lahan

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Pemerintah Kota Yogyakarta menerima bantuan 50 gerobak sampah dan satu unit insinerator dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), pekan lalu, sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Bantuan ini diharapkan mampu mempercepat penanganan sampah rumah tangga dan mendukung gerakan MAS JOS (Masyarakat Jogja Olah Sampah) yang digagas Pemkot.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyambut baik dukungan tersebut. Ia menilai keterlibatan sektor swasta seperti PGN merupakan langkah strategis dalam mempercepat perbaikan tata kelola sampah, terutama di tingkat masyarakat.

img_title Gerakan Pilah Sampah Umbulharjo Jadi Inspirasi Pengelolaan Lingkungan

“Keterlibatan perusahaan dalam isu lingkungan adalah langkah penting. Bantuan dari PGN akan sangat bermanfaat bagi pemerintah dan warga dalam mempercepat pengelolaan sampah di wilayah permukiman,” ujar Hasto.

Ia menambahkan, bantuan tersebut sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Yogyakarta, yakni MAS JOS (Masyarakat Jogja Olah Sampah), yang mendorong partisipasi aktif warga dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya, yaitu rumah tangga.

img_title Film Maju dan Pesan Kehidupan untuk Generasi Muda

“Program MAS JOS merupakan komitmen bersama untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam mengurangi volume sampah dan mengelolanya secara mandiri serta berkelanjutan,” katanya.

Berdasarkan data Pemkot, volume sampah harian di Kota Yogyakarta mencapai sekitar 300 ton, dengan 60 persen di antaranya merupakan sampah organik yang sebagian besar berasal dari rumah tangga. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta seperti PGN diharapkan dapat memperkuat pengelolaan sampah berbasis komunitas dan mengurangi beban tempat pembuangan akhir.

Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia (anak usaha PGN), Santiaji Gunawan, yang mewakili manajemen PGN, menyampaikan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada penyediaan energi bersih, tetapi juga aktif dalam program-program sosial dan lingkungan.

“Pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama. Melalui bantuan ini, kami ingin mendorong kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah secara mandiri,” ujar Santiaji.

Ia menjelaskan, gerobak sampah yang disalurkan telah dilengkapi dengan ember sebagai wadah awal pengumpulan. Ember tersebut dapat digunakan warga untuk menampung sampah rumah tangga sebelum dikumpulkan ke dalam gerobak.

Halaman Selanjutnya
img_title