Perayaan Natal di Yogyakarta Berlangsung Khidmat, Wali Kota Soroti Pentingnya Ketahanan Keluarga

Walikota dan Wakil Walikota Yogya hadiri perayaan Natal di Yogya
Sumber :
  • Humas Pemkot Yogya

 

img_title Ribuan Warga Manfaatkan Klinik Perizinan dan Investasi DPMPTSP Kota Yogyakarta

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Perayaan Natal 2025 di Kota Yogyakarta berlangsung dengan suasana khidmat, aman, dan penuh makna. Ribuan umat Kristiani mengikuti rangkaian ibadah dan perayaan Natal di berbagai gereja, Kamis (25/12/2025), dengan tema besar “Tuhan Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” yang dinilai relevan dengan kondisi sosial masyarakat saat ini.

Salah satu perayaan Natal digelar oleh Gereja Pantekosta di Indonesia (GpdI) Hagios Family Sosrowijayan, Gedong Tengen.

img_title Gotong Royong Bedah Rumah di Semaki, Pemkot Yogyakarta Teguhkan Solidaritas Warga

Perayaan tersebut dihadiri langsung Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo. Dalam sambutannya, Hasto menilai tema Natal tahun ini sangat tepat, terutama untuk menjawab persoalan sosial yang dihadapi masyarakat perkotaan, salah satunya tingginya angka perceraian.

Menurut Hasto, angka perceraian di Kota Yogyakarta tergolong tinggi dibandingkan jumlah pernikahan. Setiap tahun tercatat sekitar 600 hingga 700 kasus perceraian, sementara angka pernikahan berkisar 1.700 sampai 2.000 per tahun. Kondisi serupa juga terjadi secara nasional, dengan angka perceraian yang telah melampaui 500 ribu kasus per tahun.

img_title Lomba Masak Warnai Hari Anak Nasional, Media dan Pemerintah Perkuat Sinergi

“Ini menunjukkan adanya persoalan serius dalam ketahanan keluarga. Banyak keluarga yang tidak utuh, dan dampaknya sangat besar bagi anak-anak, baik secara mental maupun sosial. Karena itu, pesan Natal tentang menyelamatkan keluarga menjadi sangat penting,” ujar Hasto.

Selain menyoroti isu sosial, Hasto juga menyampaikan kesiapan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat dan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru. Salah satu fokus utama adalah pengelolaan sampah. Pemerintah kota telah menyiagakan 23 depo sampah untuk mengantisipasi peningkatan volume sampah yang diperkirakan bisa mencapai 360 ton per hari selama masa liburan.

“Kami sudah melakukan antisipasi. Depo-depo sampah dikosongkan dan siap menampung jika terjadi lonjakan selama sekitar 10 hari ke depan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Perayaan Natal GpdI Hagios Family, Hariyanto, menyampaikan bahwa perayaan Natal di gerejanya berlangsung penuh sukacita dan kebersamaan. Lebih dari 1.600 jemaat hadir dan mengikuti rangkaian ibadah dengan damai.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Yogyakarta juga memastikan seluruh rangkaian ibadah malam Natal berjalan aman dan kondusif. Wali Kota Hasto Wardoyo bersama Wakil Wali Kota Wawan Harmawan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah gereja pada Rabu (24/12/2025) malam, di antaranya Gereja Kristen Jawa (GKJ) Brayat Kinasih dan Gereja Katolik Paroki Kristus Raja Baciro.

Halaman Selanjutnya
img_title