Yogyakarta Rayakan Tahun Baru dengan Aman, Kapolda DIY Apresiasi Masyarakat
- Dok Humas Polda DIY
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Malam pergantian tahun di Daerah Istimewa Yogyakarta berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Polda DIY menyampaikan apresiasi kepada masyarakat serta wisatawan yang merayakan tahun baru dengan bijak, sehingga seluruh wilayah tetap kondusif.
Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, menyampaikan ucapan terima kasih secara langsung saat melakukan pemantauan di Pos Terpadu Teteg Malioboro bersama jajaran Forkopimda DIY, Wali Kota Yogyakarta, serta instansi terkait. “Kepatuhan masyarakat dalam menjaga ketertiban di ruang publik dan mengikuti imbauan petugas menjadi kunci utama suksesnya perayaan tahun baru kali ini. Saya sangat berterima kasih atas partisipasi dan kerjasamanya,” ujar Kapolda.
Ia menambahkan, keberhasilan pengamanan malam pergantian tahun tidak lepas dari kolaborasi antara Polda DIY, TNI, pemerintah daerah, jaga warga, dan seluruh elemen masyarakat. Operasi Lilin 2025 dinilai berhasil karena titik-titik kemacetan dapat terurai, tidak terjadi kecelakaan menonjol meski volume kendaraan meningkat, serta tidak ada kasus kriminalitas yang meresahkan. “Semua ini terwujud berkat koordinasi yang baik,” tegas Anggoro.
Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K., yang mendampingi Kapolda, menuturkan bahwa kehadiran pimpinan tertinggi di lapangan menjadi bentuk pengawasan langsung sekaligus motivasi bagi personel. “Kapolda memantau kawasan Malioboro bersama pejabat utama Polda DIY. Kehadiran beliau membuat personel semakin bersemangat dalam melayani masyarakat,” jelasnya.
Untuk memastikan keamanan, Polda DIY menurunkan 3.813 personel yang tersebar di 88 titik perayaan dengan estimasi massa mencapai 436.633 orang. Pengamanan juga mencakup 116 gereja yang melaksanakan misa tahun baru. Selain itu, teknologi modern seperti CCTV, drone, dan live streaming di lokasi keramaian turut dioptimalkan untuk memantau situasi secara real time. “Fokus utama kami adalah menghadirkan personel semaksimal mungkin di lapangan, dibantu teknologi di titik-titik keramaian yang menjadi ikon perayaan,” tambah Ihsan.
Berdasarkan laporan dari seluruh Polres, kegiatan masyarakat berjalan aman dan tertib. Meski tanpa euforia berlebihan sebagai bentuk empati terhadap warga yang terdampak bencana, Yogyakarta tetap menunjukkan kemeriahan yang berakar pada kebersamaan, kesantunan, dan harmoni.