TPAKD Kota Yogya siapkan Galeri Investasi Disiapkan Jadi Pusat Literasi Keuangan

Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah
Sumber :
  • Dok Pemkot Yogya

YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Yogyakarta sepanjang tahun 2025 dinilai berhasil memenuhi target yang ditetapkan. Bahkan, sejumlah agenda kerja melampaui rencana awal. Meski demikian, beberapa capaian masih menunggu finalisasi data hingga akhir tahun.

img_title Program Rumah Layak Pemkot Yogya, Lengkapi Akses Air Bersih

Hal itu terungkap dalam Rapat Pleno Evaluasi Program Kerja TPAKD 2025 beberapa waktu lalu. Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya, menegaskan bahwa keterlambatan pencapaian lebih disebabkan proses pengolahan data yang masih berlangsung hingga triwulan ketiga. Ia optimistis seluruh target dapat terpenuhi pada triwulan keempat.

Aman juga menyoroti rencana pembangunan galeri investasi di Mal Pelayanan Publik (MPP). Meski belum terealisasi tahun ini, ia menyebut penundaan tersebut sebagai strategi untuk pengembangan lebih besar. “Bukan sekadar galeri, tetapi akan menjadi pusat transaksi dan literasi keuangan terpadu. Ini mundur satu langkah untuk maju dua langkah,” ujarnya.

img_title Malam Kebangsaan di Balai Kota Yogya Teguhkan Semangat Persatuan dan Kedaulatan Ekonomi

Dalam kesempatan itu, Aman menekankan pentingnya integrasi lintas sektor agar program TPAKD tidak berjalan parsial. Menurutnya, capaian ke depan harus diukur bukan hanya dari output, melainkan outcome berupa peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Apresiasi juga datang dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY. Kepala Divisi Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Dinavia Tri Riandari, menyebut program TPAKD Kota Yogya kreatif dan inovatif. Ia optimistis target transaksi non-tunai seperti QRIS serta kredit daerah dapat tercapai pada akhir tahun.

img_title Ribuan Warga Manfaatkan Klinik Perizinan dan Investasi DPMPTSP Kota Yogyakarta

Dinavia turut memaparkan roadmap TPAKD 2026–2030 yang sejalan dengan RPJPN 2025–2045 dan visi Astacita Presiden. Transformasi TPAKD ke depan tidak hanya menekankan akses keuangan, tetapi juga literasi dan inklusi secara komprehensif. Target indeks inklusi keuangan nasional ditetapkan 93 persen pada 2029 dan 98 persen pada 2045, sementara indeks literasi keuangan diharapkan meningkat dari capaian 66,46 persen pada 2025.

Kepala Bagian Perekonomian dan Kerja Sama Setda Kota Yogyakarta, Danang Yulisaksono, menambahkan bahwa program kerja TPAKD 2025 difokuskan pada perluasan inklusi keuangan dan pemanfaatan produk pasar modal. Tim Literasi dan Edukasi Pasar Modal yang melibatkan Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) perguruan tinggi berhasil menjangkau ribuan pelajar melalui program Investasi Goes to School. Dari target 35 rekening dana nasabah (RDN), tercapai 81 akun baru.

Halaman Selanjutnya
img_title