Revitalisasi Pasar Terban Rampung, Siap Beroperasi 10 Januari 2026
- Istimewa
YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Revitalisasi Pasar Terban di Kecamatan Gondokusuman rampung dan dijadwalkan kembali beroperasi pada 10 Januari 2026. Pasar yang selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi warga Kota Yogyakarta kini tampil lebih modern, bersih, dan tertata rapi. Proyek ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas pasar rakyat yang dijalankan Pemerintah Kota Yogyakarta sejak 2023.
Pada Selasa (6/1/2026), Pemerintah Kota melalui Dinas Perdagangan melakukan pengecekan akhir terhadap kesiapan kios, fasilitas umum, kebersihan, serta sistem pengelolaan operasional. Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani, menegaskan bahwa penataan zonasi komoditas, aksesibilitas, dan standar layanan dasar menjadi prioritas agar pasar nyaman bagi pengunjung sekaligus kondusif bagi pelaku usaha. Ia menyampaikan bahwa revitalisasi ini tidak hanya menghadirkan bangunan baru, tetapi juga memperkuat fungsi pasar rakyat sebagai ruang interaksi sosial yang sehat dan inklusif.
Wali Kota Yogyakarta, dr. Hasto Wardoyo, menambahkan bahwa revitalisasi pasar merupakan strategi menjaga daya saing pasar tradisional di tengah perubahan perilaku konsumen. Menurutnya, pasar rakyat adalah ekosistem ekonomi warga, sehingga wajah baru Pasar Terban diharapkan mampu mendorong transaksi yang lebih tertib, kebersihan yang terjaga, dan pengalaman belanja yang lebih baik. Dengan demikian, dampaknya akan langsung dirasakan oleh keluarga-keluarga di Yogyakarta.
Revitalisasi Pasar Terban menelan anggaran sebesar Rp48 miliar yang bersumber dari APBD Kota Yogyakarta dan dikerjakan selama 18 bulan dengan melibatkan kontraktor lokal serta pengawasan ketat dari tim teknis Dinas Pekerjaan Umum. Pemerintah Kota juga menyiapkan langkah pendampingan setelah pasar kembali beroperasi, termasuk pelatihan manajemen usaha, digitalisasi transaksi, dan promosi terpadu agar pasar ini benar-benar menjadi pusat ekonomi sekaligus ruang interaksi sosial yang berkelanjutan.
Dengan rampungnya revitalisasi, Pasar Terban diharapkan kembali menjadi simbol kebangkitan ekonomi kerakyatan di Kota Yogyakarta, menghadirkan semangat baru bagi pengelolaan pasar rakyat, dan memperkuat peranannya sebagai denyut kehidupan ekonomi warga.