Verifikasi Faktual Calon Pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta

Proses verifikasi faktual calon pimpinan BAZNAS
Sumber :
  • Humas Pemkot Yogya

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Tahapan penting dalam menentukan arah pengelolaan zakat di Kota Yogyakarta berlangsung pada Senin (12/01/2026). Sebanyak sepuluh calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta periode 2026–2031 mengikuti proses verifikasi faktual di Ruang Yudhistira, Balai Kota Yogyakarta.

img_title Semarak Kebersamaan Lansia dan PAUD Mantrijeron Jadi Wadah Pelayanan Publik

Proses wawancara ini dipimpin langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI selaku Pembina Wilayah DIY, Saidah Sakwan, bersama KH Achmad Sudrajat dari Bidang Koordinasi Nasional, serta Romidi Karnawan dari Bagian Pertimbangan BAZNAS. Saidah menegaskan, verifikasi faktual merupakan amanat konstitusional untuk memastikan tata kelola zakat berjalan sesuai prinsip syariah, regulasi, dan menjaga keutuhan NKRI.

Menurut Saidah, kinerja BAZNAS Kota Yogyakarta selama ini dinilai sangat baik. Peningkatan penghimpunan zakat, hubungan harmonis dengan Pemerintah Kota, serta inovasi program menjadi indikator keberhasilan. Ia mencontohkan program Sedekah Sayur yang melibatkan petani Magelang sebagai bukti nyata inovasi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat sekaligus membantu petani menjual hasil panen.

img_title Pemkot Yogyakarta Dorong Penguatan Potensi Kelurahan untuk Ungkit Ekonomi Lokal

Keberhasilan tersebut, lanjutnya, harus dijaga keberlanjutannya. Karena itu, pemilihan pimpinan baru melalui verifikasi faktual menjadi krusial agar capaian yang ada tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dengan inovasi lebih baik. “Penguatan SDM, khususnya pimpinan, adalah variabel penting. Jika pimpinannya kuat, maka tata kelola, relasi dengan pemerintah daerah, dan dampak kepada masyarakat juga akan meningkat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Saidah juga memaparkan empat fokus penguatan BAZNAS secara nasional: kelembagaan, penghimpunan zakat, sumber daya manusia, dan digitalisasi. Ia menyebutkan penghimpunan zakat nasional pada 2025 hampir mencapai Rp50 triliun, dengan target Rp60 triliun pada tahun berikutnya.

img_title Job Fair Kota Yogyakarta 2026: Ribuan Lowongan Kerja dan Komitmen Dunia Usaha Inklusif

Dari sepuluh calon yang mengikuti verifikasi, nantinya akan dipilih lima orang untuk ditetapkan sebagai pimpinan BAZNAS Kota Yogyakarta periode 2026–2031. Saidah berharap, baik yang terpilih maupun tidak, seluruh calon tetap berkontribusi memperkuat ekosistem zakat di kota ini.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Dedi Budiono, menyatakan dukungan penuh terhadap proses verifikasi faktual. Menurutnya, tahapan ini penting untuk memastikan calon pimpinan memenuhi standar integritas, profesionalisme, dan kepekaan sosial. “Kami berharap figur yang terpilih adalah sosok amanah, memahami syariah, memiliki kemampuan manajerial, serta kepekaan sosial tinggi. Dengan begitu, BAZNAS dapat semakin berperan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
img_title