InJourney Perkuat Pariwisata DIY, YIA Jadi Pusat Konektivitas

Dirut PT Angkasa Pura bertemu Sultan HB X
Sumber :
  • Dok Humas Pemda DIY

YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Dukungan terhadap pengembangan pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) semakin nyata setelah PT Angkasa Pura Indonesia, melalui program holding InJourney, menyatakan komitmennya untuk membangun ekosistem pariwisata yang lebih terintegrasi. Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia, Muhammad Rizal Pahlevi, menyampaikan hal tersebut dalam pertemuan dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Selasa (13/01/2025).

img_title Bantul Genjot Program Pro-Rakyat di Hari Jadi ke-195, Sultan Tekankan Eksekusi Nyata

Pertemuan itu sekaligus menjadi momentum bagi Angkasa Pura Indonesia untuk memberikan informasi terbaru mengenai penggabungan Angkasa Pura I dan II ke dalam satu entitas. Rizal menjelaskan bahwa program InJourney tidak hanya berfokus pada pengelolaan bandara, tetapi juga mencakup destinasi wisata, hotel, serta berbagai kegiatan pariwisata yang dapat dirangkum dalam satu sistem terpadu. Menurutnya, langkah ini merupakan strategi besar untuk memperkuat konektivitas udara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Rizal menegaskan bahwa Yogyakarta International Airport (YIA) akan menjadi pusat konektivitas utama. Kapasitas bandara yang masih sangat memadai, mulai dari fasilitas runway, imigrasi, karantina, hingga bea cukai, diyakini mampu mendukung tambahan penerbangan dari berbagai maskapai. “Kami ingin memastikan YIA tidak hanya menjadi pintu masuk, tetapi juga bagian dari ekosistem pariwisata yang menyeluruh. Dengan begitu, mahasiswa, wisatawan, maupun pelaku usaha bisa merasakan manfaat langsung dari layanan yang terintegrasi,” ujarnya.

img_title Semarak Kebersamaan Lansia dan PAUD Mantrijeron Jadi Wadah Pelayanan Publik

Program InJourney sendiri dirancang sebagai reformasi industri penerbangan dan pariwisata Indonesia. Tujuannya adalah menciptakan konektivitas udara yang efisien dan efektif, sekaligus membangun ekosistem pariwisata berstandar internasional. Dengan adanya sinergi ini, Yogyakarta diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan yang tidak hanya mengandalkan budaya dan sejarah, tetapi juga layanan modern yang mendukung kenyamanan wisatawan.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Tri Saktiyana, menilai penggabungan Angkasa Pura menjadi satu manajemen akan mempermudah koordinasi. Menurutnya, pengembangan YIA bisa lebih kuat karena tidak hanya mengurus bandara, tetapi juga hotel dan destinasi wisata dalam satu wadah InJourney. Ia menambahkan, dengan adanya integrasi ini, Jogja berpeluang besar tampil sebagai destinasi wisata yang setara dengan Bali. “Dengan satu manajemen, koordinasi lebih mudah, dan pengembangan YIA bisa lebih maksimal. Apalagi bisnis Angkasa Pura tidak hanya airport, tetapi juga hotel dan destinasi wisata. Itulah yang kita dorong agar Jogja bisa lebih berperan sebagai destinasi internasional,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Menkeu Purbaya dan Sri Sultan HB X Resmikan Becak Listrik Wisata di Alun-alun Selatan Yogyakarta