Sinergi Pemkab, DPRD, dan Baznas Kulonprogo Wujudkan Aspirasi Bedah Rumah

Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni Kulonprogo
Sumber :
  • Dok Pemkab Kulonprogo

KULONPROGO, VIVA Jogja - Pemerintah Kabupaten Kulonprogo bersama DPRD dan Baznas mengawali kalender kerja tahun 2026 dengan menyerahkan bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kapanewon Pengasih dan Sentolo, Kamis (15/01/2026). Kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-73 DPRD Kulonprogo, sehingga menjadi momentum istimewa bagi masyarakat penerima manfaat.

img_title Ratusan Santri Meriahkan FASI XIII Rayon Nanggulan di Kulonprogo

Sekretaris Daerah Kulonprogo, Triyono, yang hadir mewakili Bupati, menegaskan bahwa program bedah rumah merupakan perwujudan nyata tema HUT DPRD tahun ini: “Tingkatkan Pengabdian, Bangun Kebersamaan, Wujudkan Aspirasi.” Menurutnya, pengabdian diwujudkan melalui rehabilitasi rumah warga, kebersamaan tampak dari gotong royong, dan aspirasi masyarakat yang kurang beruntung langsung ditindaklanjuti.

Triyono juga memberikan apresiasi kepada Baznas Kulonprogo. Meski jumlah ASN di Kulonprogo relatif kecil dibanding kabupaten lain di DIY, pengelolaan dan pengumpulan zakatnya tercatat sebagai yang terbesar di provinsi. Tahun 2026, Baznas mengalokasikan anggaran untuk 60 unit RTLH, dengan target rata-rata lima rumah dibedah setiap bulan. Dukungan ini melengkapi sumber pendanaan dari APBN, APBD, Dana Keistimewaan, hingga CSR perusahaan.

img_title PLUT UMKM Kulonprogo Jadi Rumah Besar Ekonomi Rakyat

Rumah milik Sutinah di Jamus Pengasih menjadi lokasi perdana bedah rumah tahun ini. Selain itu, bantuan program Aladin (Atap, Lantai, dan Dinding) diberikan kepada Sudiono di Clawer Pengasih, serta Ari Wuryanto dan Sujiman di Sukoreno Sentolo. Sebelumnya, rumah Sutinah masih berlantai tanah, berdinding kayu, dan atap bocor. Ia mengaku lega sekaligus bersyukur rumahnya kini diperbaiki agar lebih layak huni.

Meski angka kemiskinan di Kulonprogo masih berada di kisaran 14,6 persen atau sekitar 72 ribu jiwa, Triyono menilai masyarakat tetap memiliki mentalitas positif. “Tingkat kebahagiaan dan harapan hidup kita termasuk yang tertinggi di DIY. Karakter adem ayem dan semangat gotong royong masih terjaga,” ujarnya.

img_title Lima Kalurahan di Kulonprogo Lunas PBB-P2, Realisasi Pajak Baru 71 Persen

Wakil Ketua II DPRD Kulonprogo, Suharto, menambahkan bahwa tema HUT DPRD bukan sekadar slogan, melainkan tekad 40 anggota Dewan untuk lebih dekat dengan masyarakat. Aspirasi warga, mulai dari jalan rusak, rumah tidak layak, hingga pemberdayaan ekonomi, selalu diserap saat kunjungan lapangan. “Kami sadar tidak bisa bergerak sendiri, maka kebersamaan dengan Pemkab, Baznas, dan instansi lain menjadi kunci,” katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title