Kurasi UMKM DIY 2026: Nyawiji untuk Kemakmuran Bangsa

Kurasi UMKM se-DIY 2026
Sumber :
  • Humas BI Yogyakarta

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KPwBI DIY) kembali menggelar agenda tahunan Kurasi UMKM se-DIY 2026 pada Rabu (21/01/2026), di Bangsal Mataram. Sebanyak 66 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah terpilih mengikuti proses seleksi yang mengusung tema “Nyawiji: Memayu Hayuning Karyo, Mulyaning Bangsa”.

img_title Pelantikan Pejabat Pemkot Yogya di Sungai Winongo: Simbol Empati dan Kepedulian Lingkungan

Peserta kurasi terdiri dari 35 UMKM kategori fesyen dan 31 UMKM kategori kuliner. Mereka merupakan hasil rekomendasi dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk Dinas Koperasi dan UKM DIY serta kabupaten/kota, Dekranasda, dan Indonesian Fashion Chamber (IFC) DIY. Sebelum kegiatan berlangsung, 19 pendamping UMKM dari instansi terkait telah mengikuti sertifikasi kurator UMKM bersertifikat BNSP pada 16 dan 19 Januari. Sertifikasi ini bertujuan memperkuat kompetensi kurator dalam menyeleksi dan mendampingi UMKM potensial di DIY.

Dalam sambutannya, Kepala KPwBI DIY Sri Darmadi Sudibyo menegaskan peran vital UMKM sebagai penopang ekonomi nasional. Saat ini jumlah UMKM mencapai 64,2 juta unit dengan kontribusi 61,07 persen terhadap PDB atau senilai Rp8.574 triliun, serta menyerap 117 juta tenaga kerja. “Melalui kolaborasi lintas lembaga, kualitas UMKM harus terus ditingkatkan agar mampu membawa kemakmuran bangsa,” ujarnya.

img_title Penyaluran KUR dan UMi di DIY Tembus Rp874 Miliar

Untuk memperkuat proses seleksi, KPwBI DIY menghadirkan kurator nasional, yakni desainer Wignyo Rahadi di bidang fesyen dan Chef Raden Muhamad Suherman di bidang kuliner. Penilaian dilakukan melalui observasi produk dan wawancara mendalam dengan peserta. Seluruh UMKM yang lolos kurasi otomatis berhak mengikuti berbagai program unggulan Bank Indonesia sepanjang tahun, seperti Onboarding UMKM, Grebeg UMKM, Jogja Coffee Week, JIFFINA, Fesyar Jawa, hingga Karya Kreatif Indonesia (KKI) dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF). Kurasi ini juga menjadi pintu masuk bagi UMKM DIY untuk tampil di ajang kurasi IKRA Nasional 2026.

Melalui kurasi ini, UMKM DIY diharapkan semakin siap menghadapi pasar yang dinamis, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas akses ke berbagai event nasional maupun internasional. Pada akhirnya, langkah ini diharapkan memberi kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi UMKM sebagai tulang punggung perekonomian bangsa.

img_title Bank Indonesia DIY Jaga Kelancaran Uang Kartal Ramadan dan Idulfitri 2026