Srawung Sedulur, Ajang Kebersamaan Pelaku Pariwisata Kulonprogo

Srawung pelaku pariwisata Kulonprogo
Sumber :
  • Dinas Pariwisata Kulonprogo

KULONPROGO, VIVA Jogja - Dinas Pariwisata Kulonprogo menggelar kegiatan Srawung Sedulur pada Jumat (23/01/2026) di Kota Wates. Acara yang dihadiri Wakil Bupati Ambar Purwaka ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antar pelaku pariwisata di daerah.

img_title PLUT UMKM Kulonprogo Jadi Rumah Besar Ekonomi Rakyat

Kegiatan diawali dengan jalan santai mengelilingi pusat Kota Wates, diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari karyawan Dinas Pariwisata, anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dari berbagai desa wisata, serta petugas retribusi. Suasana penuh keakraban tampak mewarnai jalannya acara, mencerminkan semangat kebersamaan yang ingin dibangun.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ambar Purwaka menekankan pentingnya promosi pariwisata di era digital. “Media sosial adalah etalase baru pariwisata. Dengan konten kreatif dan kolaborasi lintas pelaku, potensi wisata Kulonprogo bisa dikenal lebih luas dan mendatangkan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

img_title Pemkot Yogyakarta Dorong Penguatan Potensi Kelurahan untuk Ungkit Ekonomi Lokal

Menurut data Dinas Pariwisata Kulonprogo, jumlah kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2025 mencapai 1,8 juta orang, meningkat sekitar 12 persen dibanding tahun sebelumnya. Desa wisata yang aktif memanfaatkan media sosial tercatat mengalami kenaikan kunjungan hingga 20 persen, terutama destinasi populer seperti Desa Wisata Nglinggo dan Pantai Glagah.

Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo, Sri Wahyuni, menyebutkan bahwa kegiatan Srawung Sedulur juga menjadi sarana evaluasi internal. “Kami ingin memperkuat koordinasi lintas sektor, mulai dari pengelola desa wisata, pelaku UMKM, hingga petugas lapangan. Dengan sinergi yang baik, target kunjungan wisatawan tahun 2026 sebesar 2 juta orang bisa tercapai,” katanya.

img_title Job Fair Kota Yogyakarta 2026: Ribuan Lowongan Kerja dan Komitmen Dunia Usaha Inklusif

Selain jalan santai, acara juga diisi dengan diskusi ringan mengenai strategi promosi digital, pengelolaan retribusi, serta rencana pengembangan desa wisata baru. Para peserta berharap kegiatan ini dapat rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai forum komunikasi terbuka antar pelaku pariwisata.

Dengan semangat kebersamaan yang terjalin, Srawung Sedulur diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan pariwisata Kulonprogo yang berkelanjutan, inklusif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.