BKSADK Yogyakarta Dikukuhkan, Sinergi Gereja dan Negara Perkuat Toleransi

Pengukuhan Badan Kerjasama Antar Denominasi Kristen
Sumber :
  • Humas Pemkot Yogya

YOGYAKARTA, VIVA Jogja -  Sebanyak 22 pengurus Badan Kerjasama Antar Denominasi Kristen (BKSADK) Kota Yogyakarta periode 2026–2030 resmi dikukuhkan oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Wawan Harmawan, di Grha Pandawa Balaikota Yogya.

img_title Pemkot Yogyakarta Dorong Penguatan Potensi Kelurahan untuk Ungkit Ekonomi Lokal

Dalam sambutannya, Wawan menegaskan bahwa pengukuhan ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin kebebasan beragama dan berorganisasi. “Negara hadir untuk melindungi umat beragama agar dapat beribadah dan berorganisasi sesuai Pancasila dan UUD 1945,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan BKSADK memiliki peran strategis dalam pembinaan jemaat Kristiani sekaligus menjadi wadah aspirasi dan partisipasi aktif umat Kristen dalam pembangunan kota. Menurut Wawan, pembangunan Yogyakarta berfokus pada penguatan manusia melalui sektor kesehatan, pendidikan, keluarga, dan kesejahteraan sosial ekonomi. “Jogja dikaruniai keberagaman yang tinggi. Inilah yang menjadikan kota ini dikenal sebagai City of Tolerance,” katanya.

img_title Job Fair Kota Yogyakarta 2026: Ribuan Lowongan Kerja dan Komitmen Dunia Usaha Inklusif

Pemerintah Kota Yogyakarta juga mengapresiasi kegiatan keagamaan yang tidak hanya memberi manfaat bagi umatnya, tetapi turut memperkuat harmoni sosial, moderasi beragama, serta persatuan bangsa.

Komitmen BKSADK

img_title Pemkot Yogyakarta Dorong UMKM Tembus Pasar Global Lewat INACRAFT Festival 2026

Ketua Umum BKSADK Kota Yogyakarta, Pdt. Fendi Susanto, menegaskan komitmen organisasi untuk melayani umat Kristiani lintas denominasi. Ia menekankan pentingnya kebersamaan antar gereja sebagai panggilan iman. “Perbedaan bukan alasan untuk tidak berjalan bersama. Gereja-gereja harus bersatu menjawab doa Tuhan Yesus agar umat-Nya hidup dalam persatuan,” ujarnya.

Fendi juga mengajak seluruh umat Kristen di Yogyakarta untuk terus membangun kebersamaan, saling mendukung, dan berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat. “Kami berharap pengurus BKSADK periode 2026–2030 semakin memperkuat sinergi antar gereja serta kontribusi umat Kristiani dalam menjaga toleransi dan keharmonisan di Kota Yogyakarta,” ungkapnya.