Kasus TBC di DIY Capai 6.360, Dinkes Perkuat Pemeriksaan Kesehatan Gratis
- jogja.viva.co.id/Fuska Sani Evani
YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Dinas Kesehatan DIY mencatat sebanyak 6.360 kasus Tuberkulosis (TBC) terdiagnosis sepanjang tahun 2025. Angka ini menunjukkan perlunya langkah serius berupa tracing dan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang berisiko tertular.
Kepala Dinas Kesehatan DIY, Gregorius Anung, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri acara pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar di PT Yogyakarta Tembakau Indonesia, Banguntapan, Bantul, Jumat (30/1/2026). Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat program kesehatan pekerja sekaligus mendukung target nasional eliminasi TBC pada 2030.
“Pemeriksaan kesehatan gratis ini bukan hal baru, sebelumnya kami sudah sering bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja untuk pemeriksaan rutin karyawan. Namun kali ini diperkuat dengan melibatkan puskesmas agar data kesehatan masuk ke sistem nasional sebagai dasar kebijakan,” jelas Anung.
Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama kabupaten/kota akan melakukan tracing terhadap pasien TBC yang sudah terdiagnosis. Anggota keluarga dan masyarakat sekitar yang berisiko akan menjalani screening, serta bila diperlukan diberikan terapi pencegahan TBC (TPT).
“Tracing ini penting karena kuman TBC bisa dorman atau ‘tidur’ dalam tubuh. Jika daya tahan tubuh melemah, kuman bisa aktif kembali dan menimbulkan gejala. Karena itu, pemeriksaan dan pencegahan harus dilakukan sejak dini,” ujarnya.
Selain pemeriksaan di PT Yogyakarta Tembakau Indonesia, Dinas Kesehatan DIY juga akan menggelar kegiatan serupa pada awal Februari 2026, bertepatan dengan Bulan K3. Pemeriksaan kesehatan gratis ini diharapkan mendorong perusahaan untuk lebih aktif menjaga kesehatan karyawan.
Anung menegaskan, target eliminasi TBC di DIY sejalan dengan program pemerintah pusat. Namun, keberhasilan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk perangkat desa, kelurahan, posyandu, dan PKK. “Masyarakat di tingkat desa paling tahu kondisi warganya. Karena itu, keterlibatan mereka sangat penting dalam menemukan kasus dan memastikan penanganan berjalan,” katanya.
Dengan langkah ini, DIY berkomitmen mendukung program nasional menuju Zero TBC 2030, melalui pemeriksaan kesehatan gratis, tracing aktif, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput.