Pemkab Sleman Bangun Fasilitas Panjat Tebing Standar Internasional di Sardonoharjo
- Istimewa
SLEMAN, VIVA Jogja – Pemerintah Kabupaten Sleman menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan atlet panjat tebing dengan menyiapkan lahan seluas dua hektar di Sardonoharjo, Ngaglik. Lahan tersebut akan digunakan untuk pembangunan fasilitas latihan berstandar internasional, sehingga para atlet dapat berlatih secara optimal dan siap bersaing di berbagai kejuaraan.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyampaikan hal itu dalam acara pelantikan Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Sleman masa bakti 2026–2030 yang berlangsung di Pendopo DPRD Sleman. “Kami ingin memastikan atlet Sleman memiliki sarana latihan yang memadai agar bisa mencetak prestasi, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional dan internasional,” ujarnya.
Pengurus FPTI Sleman periode baru dilantik langsung oleh Ketua FPTI DIY, Didik Wardaya, dengan kepemimpinan dipercayakan kepada Untung Basuki Rahmad, anggota DPRD Sleman. Dalam sambutannya, Harda juga mendorong pengurus FPTI untuk menggandeng pihak-pihak kompeten sebagai orang tua asuh bagi atlet, sehingga pembinaan berjalan lebih intensif dan berkelanjutan.
Ketua FPTI Sleman, Untung Basuki Rahmad, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa FPTI Sleman menargetkan prestasi maksimal di setiap kompetisi yang diikuti. “Kami ingin Sleman menjadi barometer panjat tebing di DIY. Dengan dukungan fasilitas dan sinergi semua pihak, kami optimis atlet Sleman bisa berbicara banyak di level nasional bahkan internasional,” katanya.
Panjat tebing sendiri menjadi salah satu cabang olahraga yang terus berkembang di Sleman. Dalam beberapa tahun terakhir, atlet-atlet muda Sleman berhasil menorehkan prestasi di ajang regional maupun nasional. Dengan adanya fasilitas baru di Sardonoharjo, diharapkan pembinaan semakin terarah dan peluang mencetak juara semakin besar.
Langkah Pemkab Sleman ini juga sejalan dengan visi daerah untuk menjadikan olahraga sebagai sarana pembentukan karakter, kebanggaan daerah, sekaligus kontribusi nyata bagi prestasi olahraga Indonesia.