Satgas MAS KRISNA, Garda Baru Penanganan Bencana di Yogya
- Pemkot Yogya
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Kota Yogyakarta kini memiliki satuan khusus Linmas yang siap bergerak cepat dalam menghadapi situasi darurat. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) meluncurkan Satgas Linmas Kurangi Risiko Bencana (MAS KRISNA) sebagai inovasi penguatan kesiapsiagaan warga terhadap ancaman bencana.
Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat, menegaskan pembentukan satgas ini berangkat dari kesadaran bahwa potensi bencana selalu ada, baik berupa bencana alam maupun kondisi darurat lain. “MAS KRISNA dibekali pelatihan khusus agar mampu bertindak cepat dan tepat saat terjadi keadaan darurat,” ujarnya.
Satgas yang beranggotakan 30 personel ini rutin mengikuti pelatihan setiap tiga bulan. Materi pelatihan melibatkan berbagai lembaga, mulai dari KOPASGAT untuk pembentukan mental dan kedisiplinan, BASARNAS untuk evakuasi kebencanaan, hingga PMI untuk pertolongan pertama gawat darurat. Mereka juga digembleng oleh Survival Skill Indonesia (SSI) dalam teknik vertical rescue dan keterampilan bertahan hidup.
Kolaborasi Lintas Instansi
Selain penguatan internal, MAS KRISNA aktif menjalin kerja sama dengan BPBD, BASARNAS, PMI, dan instansi lain. Kolaborasi ini mencakup pendidikan, pelatihan, hingga keterlibatan dalam operasi gabungan di lapangan.
Sejak dibentuk, MAS KRISNA telah turun tangan dalam berbagai penugasan: pencarian korban tenggelam, evakuasi hewan liar, penanganan kecelakaan lalu lintas, hingga membantu korban longsor, pohon tumbang, dan kebakaran. Mereka juga kerap mendampingi masyarakat dalam pemetaan jalur evakuasi serta edukasi kesiapsiagaan bencana.
Salah satu personel, Agung Wijaya, menuturkan bahwa satgas sering menjadi garda terdepan dalam penanganan awal. “Kami memastikan lokasi aman sebelum penanganan lanjutan oleh instansi teknis,” katanya.
Agung berharap MAS KRISNA dapat menjadi teladan kesiapan Kota Yogyakarta dalam menghadapi bencana. Keberadaan satgas ini diharapkan menumbuhkan budaya siaga di masyarakat sekaligus memperkuat deteksi dini di tingkat kampung.
“Dengan kapasitas yang terus ditingkatkan dan sinergi lintas lembaga, MAS KRISNA diharapkan menjadi pionir keselamatan warga serta berkontribusi pada kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya.