Potensi Jalur Pantura Dilirik SPBU 150QU, Lebarkan Sayap Hadirkan Rest Area dan SPBU Modern

Prosesi potong tumpeng soft launching SPBU dan rest area di Kudus
Sumber :

KUDUS, VIVA Jogia- Meski berada di jalur utama Pantura penghubung Semarang-Surabaya, namun Kabupaten Kudus belum memiliki rest area yang representatif. 

img_title Bupati Kudus dan Gubernur Jateng Serahkan BLT DBHCHT kepada Buruh Rokok

Membidik peluang itu, pihak pengusaha lokal Kudus menghadirkan kawasan rest area yang nyaman bagi masyarakat luar kota usai menempuh perjalanan jauh. 

Kawasan rest area segera dilengkapi toko oleh oleh khas Kudus, outlet kuliner, masjid serta fasilitas pendukung lainnya.

img_title Sambut 1 Muharam 1448 H, Pemkab Kudus Gelar Doa Bersama

Lokasinya berada di SPBU 150QU atau SPBU 44.593.05, yang berada di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus. 

Tarian payung oleh petugas SPBU di ruas Pantura Kudus.

Photo :
  • -

img_title Bacakan Pidato Kepala BPIP, Bupati Kudus Ingatkan Pancasila Bukan Sekadar Simbol

Untuk menandai beroperasinya rest area dan SPBU yang berada di jalur lingkar selatan Kudus ini, dilakukan dengan prosesi tasyakuran pada Kamis (12/2/2026).

Seremoni dihadiri Bupati Kudus Sam'ani Intakoris, direksi sejumlah perusahaan, serta pengurus DPC Hiswana Migas Pati, Kamar Dagang Industri dan sejumlah undangan lainnya. 

Meski secara infrastruktur dan SDM SPBU 150QU telah dinyatakan siap, namun grand launching dan operasional resmi masih menunggu instruksi dari Pertamina Jawa Tengah.

Keberadaan SPBU 150QU kini dikelola oleh manajemen baru. Yakni di bawah kendali Yusuf Setiawan, seorang pengusaha lokal yang juga dikenal sebagai pengusaha manufaktur dan sektor energi ritel. 

Yusuf merupakan pemilik UMKM produsen alat dan mesin pertanian (alsintan) bermerek ISHOKU yang berbasis di Kudus.

Seperti diketahui, SPBU tersebut sebelumnya telah beberapa kali mengalami pergantian manajemen. Pengelolaan terakhir sempat berada di tangan H. Muhammad. 

Nama H. Muhammad dikenal sebagai pengusaha Kota Kretek, yang mengelola puluhan SPBU di sepanjang kawasan Pantura Jawa Tengah.

Setelah berpindah tangan, akhirnya SPBU ini beralih ke manajemen baru dan berganti nama menjadi SPBU 150QU.

Yusuf Setiawan menyampaikan, soft launching ini menjadi momentum awal pembenahan menyeluruh SPBU. Baik dari sisi manajemen, sistem operasional, maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Hari ini kita soft launching dulu. Untuk grand launching atau operasional resminya, kita masih menunggu instruksi dari Pertamina Jawa Tengah,” ujar Yusuf. 

Menurut Yusuf, keberadaan SPBU tetap menjadi kebutuhan utama masyarakat. Hal itu seiring tingginya mobilitas warga dan perkembangan teknologi kendaraan, termasuk kendaraan listrik.

Halaman Selanjutnya
img_title