Ratusan Umat Konghucu Yogya Bergantian Bersembahyang di Klenteng Poncowinatan

Sembahyang Imlek di Klenteng Poncowinatan Yogya
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/Fuska Sani Evani

YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Ratusan umat Konghucu di Yogyakarta bergantian bersembahyang di Klenteng Poncowinatan atau Kwan Tee Kiong saat perayaan Tahun Baru Imlek 2026, sejak Senin (16/2/2026) malam jemaat mulai berdatangan untuk menyalakan hio dan berdoa di altar utama dengan suasana khidmat hingga Selasa (17/02/2026) petang.

img_title Gotong Toa Pe Kong Klenteng Hok Ie Kiong Digelar Sederhana Demi Ramadan

Pengurus Klenteng Poncowinatan, Margo Mulyo, menuturkan bahwa sejak pandemi Covid-19, tradisi sembahyang Imlek mengalami perubahan. Jika sebelumnya ibadah dilakukan secara bersama-sama dan dipimpin oleh pemuka agama Konghucu, kini pelaksanaannya diatur bergiliran demi menjaga kenyamanan dan ketertiban. “Sejak pandemi, pola sembahyang berubah. Jemaat datang bergantian, tidak lagi berdesakan. Hal ini sekaligus membuat suasana lebih tenang dan khusyuk,” ujarnya.

Dalam tradisi Imlek di Klenteng Poncowinatan, umat Konghucu melakukan sembahyang dengan tata cara khusus. Jemaat menyalakan hio atau batang dupa, kemudian melakukan penghormatan dengan tiga kali pai-pai di depan altar utama. Doa dipanjatkan kepada Tian (langit), leluhur, dan dewa-dewa pelindung. Lilin merah besar dinyalakan sebagai simbol harapan akan keberuntungan dan rezeki yang berlimpah. Persembahan berupa buah, kue keranjang, dan makanan tradisional ditempatkan di meja altar sebagai wujud syukur dan penghormatan kepada leluhur.

img_title InJourney Maksimalkan Libur Panjang Imlek 2026 dengan Nuansa Budaya di Bandara, Hotel, dan Destinasi Wisata

Makna Shio Kuda Api 2577 Kongzili

Tahun 2026 bertepatan dengan Shio Kuda Api. Dalam tradisi Tionghoa, Kuda melambangkan semangat, kegagahan, dan kebebasan. Unsur api yang menyertainya memberi energi besar, keberanian, dan dorongan untuk bergerak maju. Namun, api juga bisa membawa sifat impulsif dan mudah meledak, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan. “Shio Kuda Api dimaknai sebagai tahun penuh energi, tapi juga menuntut kebijaksanaan agar tidak terbakar oleh ambisi sendiri,” jelas Margo.

img_title Barongsai Meriahkan Imlek 2026 di Bandara Adi Soemarmo, Penumpang Naik 28,73%

Seorang jemaat, Tia, warga Bantul, berharap Imlek kali ini membawa kesehatan dan kelancaran rezeki. Ia mengaku rutin beribadah di Klenteng Poncowinatan setiap tanggal 1 dan 15 Imlek. “Imlek selalu jadi momen sakral untuk mempererat keluarga. Kami biasanya berkumpul, makan bersama, dan melakukan sungkem kepada orang tua serta leluhur,” katanya.

Selain Poncowinatan, Klenteng Gondomanan di pusat Kota Yogyakarta juga melakukan persiapan menyambut Imlek. Sejak awal Februari pihaknya telah membersihkan 12 altar utama, menambah lampion, dan menyiapkan doa bersama. “Kami ingin suasana Imlek terasa hangat sekaligus menarik minat generasi muda untuk ikut beribadah,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title