UMY Gelar Takjil Drive Thru Ramadan, Ribuan Porsi Dibagikan Setiap Hari dengan Dukungan Perbankan
- Humas UMY
BANTUL, VIVA Jogja – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menghadirkan semangat berbagi di bulan Ramadan melalui program Takjil Drive Thru Ramadan 1447 H. Sejak Rabu (18/02/2026), ribuan mahasiswa dan pegawai kampus menikmati takjil gratis yang dibagikan setiap sore menjelang berbuka. Program ini bukan hanya sekadar tradisi, melainkan wujud kepedulian sosial kampus terhadap civitas akademika yang masih beraktivitas hingga petang.
Setiap hari, UMY menyiapkan antara 4.000 hingga 5.000 paket takjil. Anggaran yang digelontorkan untuk program ini mencapai Rp1,5 hingga Rp2 miliar, dengan estimasi biaya sekitar Rp20.000 per kotak. Jika dihitung, per hari kampus mengalokasikan dana Rp80 juta hingga Rp100 juta. Angka tersebut menunjukkan betapa seriusnya UMY dalam memastikan mahasiswa dapat berbuka dengan asupan bergizi tanpa harus khawatir mencari makanan di luar kampus.
Pembagian dilakukan melalui dua mekanisme. Pertama, layanan drive thru di Selasar Sportorium yang memungkinkan mahasiswa mengambil takjil dengan cepat tanpa harus turun dari kendaraan. Kedua, pembagian langsung di Masjid KH Ahmad Dahlan, Kampus Terpadu UMY, yang menjadi pusat kegiatan ibadah Ramadan. Program ini direncanakan berlangsung selama 15 hari, namun tidak menutup kemungkinan diperpanjang hingga 20 hari sesuai dengan jadwal akademik.
Wakil Rektor Bidang Pengembangan Universitas dan Al-Islam Kemuhammadiyahan UMY, Prof. Faris Al-Fadhat, M.A., Ph.D., menjelaskan bahwa konsep takjil yang dibagikan bukan sekadar makanan ringan. Setiap paket dirancang seimbang, terdiri atas karbohidrat, protein, dan buah dalam bentuk minuman berserat. “Kami memastikan ada karbohidrat, protein, dan buah. Buahnya dalam bentuk minuman agar tetap ada serat. Jadi ini bukan sekadar takjil ringan, tetapi benar-benar membantu mahasiswa untuk berbuka dengan cukup,” ujarnya.
Faris menekankan bahwa program ini menyasar mahasiswa yang rumahnya jauh dari kampus atau masih mengikuti perkuliahan hingga sore hari. Banyak di antara mereka yang kesulitan mencari makanan berbuka karena waktu terbatas. Dengan adanya takjil drive thru, mahasiswa dapat langsung berbuka tanpa harus meninggalkan kampus. “UMY ingin memfasilitasi mahasiswa yang mungkin masih kuliah sampai sore dan belum sempat mencari takjil. Ini bagian dari perhatian dan tanggung jawab kami,” tambahnya.