Almas Azzahra Mantap Menuju Panggung Nasional, Bawa Misi Budaya dan Kota Berkelanjutan

Almas Azzahra beraudiensi dengan Wakil Walikota Yogya
Sumber :
  • Humas Pemkot Yogya

YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Almas Azzahra (25), perempuan asal Wirobrajan, resmi menyandang gelar Puteri Indonesia DIY 2026 dan akan melangkah ke ajang nasional Puteri Indonesia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang. Dengan latar belakang pendidikan arsitektur dan pengalaman di dunia duta wisata, Almas menegaskan kesiapannya membawa identitas Yogyakarta ke panggung yang lebih luas.

img_title DIY Teguhkan Peran Strategis dalam Ketahanan Nasional Melalui Optimalisasi Potensi Daerah

Sebelum meraih gelar tingkat provinsi, Almas lebih dulu dikenal melalui ajang Dimas Diajeng Kota Yogyakarta. Ia pernah menyabet posisi Harapan I Diajeng Kota Jogja 2021 serta Wakil 1 Diajeng Jogja 2021. Pengalaman tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan diri, kemampuan komunikasi publik, hingga kepekaan sosial.

Almas merupakan lulusan S1 Arsitektur dari Institut Teknologi Bandung dan sempat mengikuti program akademik di Vienna University of Technology. Perspektif global yang ia peroleh selama studi di Austria memperkaya pandangannya tentang tata kota, keberlanjutan lingkungan, serta perencanaan ruang yang berorientasi pada manusia.

img_title Pemerintah Kota Yogya Gelar Pasar Pangan Murah untuk Jaga Daya Beli Warga

Baginya, dunia pageant bukan sekadar ajang kompetisi kecantikan. Ia melihatnya sebagai ruang pembelajaran sekaligus medium advokasi. “Saya menemukan bahwa pageant memberi kesempatan untuk tumbuh dan menyampaikan gagasan secara lebih luas. Ini bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga tentang kontribusi nyata,” ujarnya saat ditemui di Balai Kota Yogyakarta.

Sebagai wakil DIY, Almas memahami tanggung jawab yang kini melekat padanya. Ia menekankan pentingnya nilai 5B yang diusung Puteri Indonesia: Brain, Beauty, Behavior, Brave, dan Be Right. Nilai tersebut menjadi pijakan untuk membentuk karakter perempuan Indonesia yang cerdas, beretika, berani, dan memiliki integritas. Menurutnya, peran Puteri Indonesia harus mampu menjadi inspirasi sekaligus agen perubahan sosial.

img_title Kebersamaan Paskah di Kotabaru: Ribuan Jemaat Rayakan Harapan dan Toleransi

Tak hanya mempromosikan destinasi wisata, Almas ingin memperkenalkan sisi filosofis dan kearifan lokal Yogyakarta. Ia menilai bahwa kota ini memiliki kekayaan budaya yang mendalam, mulai dari tradisi, seni, hingga tata ruang yang sarat makna. Pengalaman akademiknya di bidang arsitektur mendorongnya untuk mengangkat isu pembangunan berkelanjutan sebagai bagian dari identitas daerah.

Dukungan penuh datang dari Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, yang menyampaikan kebanggaannya atas kiprah Almas. Ia berharap partisipasi tersebut tidak berhenti pada simbol semata, tetapi diwujudkan dalam kerja konkret di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Yogyakarta membuka ruang kolaborasi, termasuk dalam kampanye kebersihan Sungai Code, penguatan program MAS JOS, hingga penataan kawasan permukiman dan taman kota.

Halaman Selanjutnya
img_title