Anggaran Rp139,6 Miliar Digerojok Muluskan Jalan di Jepara, Ratusan Kilometer Tertangani
- Arif
JEPARA, VIVAJogja- Pembangunan infrastruktur jalan di Jepara pada tahun pertama kepemimpinan Bupati Witiarso Utomo dan Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar, menjadi fokus utama.
Sepanjang 2025, anggaran sebesar Rp139,6 miliar digelontorkan untuk penanganan jalan di berbagai wilayah.
Data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara mencatat, dari alokasi tersebut sebanyak 421,84 kilometer jalan tertangani di 146 ruas.
Bupati Jepara Witiarso Utomo merinci dari total 421,84 kilometer jalan yang tertangani pada tahun 2025. Bahkan jalan sepanjang 355 kilometer merupakan pekerjaan pemeliharaan dan 66,84 kilometer peningkatan kualitas.
Witiarso menyebut, Pemkab Jepara telah menyiapkan anggaran lebih besar pada tahun berikutnya. Tentunya untuk menjaga kesinambungan pembangunan infrastruktur.
“Untuk menjaga kesinambungan pembangunan, pada 2026 kami menyiapkan anggaran Rp197,16 miliar guna menangani 185 kilometer jalan di 116 ruas,” ujar Witiarso saat diwawancarai, Sabtu (21/2/2026).
Percepatan pembangunan jalan tersebut, kata Witiarso, dilakukan setelah pihaknya membangun komunikasi intensif dengan Pemprov Jateng dan Pemerintah Pusat. Langkah itu ditempuh untuk menyinergikan dukungan anggaran.
Di sisi lain, Witiarso juga melakukan efisiensi belanja daerah sebesar Rp41,34 miliar. Anggaran tersebut dialihkan ke sektor prioritas, terutama infrastruktur.
Ia menambahkan, kapasitas fiskal daerah ikut menguat seiring kenaikan pertumbuhan ekonomi Jepara. Secara _cumulative to cumulative_ (c to c), pertumbuhan meningkat dari 4,22 persen pada 2024 menjadi 5,91 persen pada 2025.
“Pertumbuhan ini memberi ruang fiskal yang lebih kuat. Terutama untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar,” tuturnya.
Selain jalan, pemkab juga memperkuat infrastruktur pendukung. Penanganan jaringan irigasi dilakukan sepanjang 64,47 kilometer.
Rehabilitasi dan pembangunan penerangan jalan umum, digencarkan dengan total 757 unit untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga.
“Kami ingin manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat, baik untuk mobilitas harian maupun distribusi barang dan jasa,” tandasnya.
Editor : Steffy Thenu