CIMB Niaga Bukukan Laba Rp8,8 Triliun pada 2025, Kredit dan Dana Murah Tumbuh Solid

Tabungan gaji OCTO CIMB Niaga
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Jogja - PT Bank CIMB Niaga Tbk (IDX: BNGA) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba sebelum pajak konsolidasi (audited) sebesar Rp8,8 triliun. Capaian tersebut menghasilkan earnings per share (EPS) Rp273,53 dan menegaskan konsistensi pertumbuhan bisnis perseroan di tengah dinamika industri perbankan nasional.

img_title CIMB Niaga Optimalkan Layanan Perbankan Modern di Jawa Tengah

Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga, Lani Darmawan, menyampaikan bahwa kinerja tahun 2025 mencerminkan fundamental bisnis yang solid dan pengelolaan risiko yang disiplin. “Kami berhasil menjaga konsistensi performa dengan memperkuat likuiditas serta permodalan. Hal ini menjadi landasan penting bagi pertumbuhan berkelanjutan sekaligus penciptaan nilai jangka panjang,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta.

Dari sisi kualitas aset, rasio kredit bermasalah bruto (gross non-performing loan/NPL) terjaga di level 1,81 persen. Sementara itu, cost of credit (CoC) turun menjadi 0,74 persen. Perseroan juga mencatatkan return on equity (ROE) sebesar 13,0 persen, mencerminkan kemampuan bank dalam menghasilkan profitabilitas yang stabil dengan profil risiko yang terkendali.

img_title CIMB Niaga Luncurkan CIMB Private Wealth

Posisi permodalan dan likuiditas tetap kuat, tercermin dari capital adequacy ratio (CAR) sebesar 24,8 persen dan loan to deposit ratio (LDR) 86,8 persen. Hingga 31 Desember 2025, total aset konsolidasian mencapai Rp372,7 triliun, memperkokoh posisi CIMB Niaga sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia.

Dari sisi intermediasi, total kredit dan pembiayaan tumbuh 4,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp238,3 triliun. Pertumbuhan tertinggi berasal dari segmen Perbankan Korporat yang naik 6,7 persen yoy, disusul Perbankan Konsumer 3,4 persen yoy dan Usaha Kecil Menengah (UKM) 2,0 persen yoy. Pada segmen ritel, kenaikan terutama ditopang oleh pertumbuhan Kredit Pemilikan Mobil (KPM) yang melonjak 10,1 persen yoy.

img_title CIMB Niaga Sambut Natal dan Tahun Baru dengan Layanan Digital dan Promo Spesial

Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 3,8 persen yoy menjadi Rp270,5 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan dana murah atau current account saving account (CASA) sebesar 10,1 persen yoy menjadi Rp189,5 triliun, sehingga rasio CASA mencapai 70 persen. Peningkatan tersebut mencerminkan keberhasilan strategi bank dalam mempererat hubungan dengan nasabah melalui optimalisasi layanan digital.

Unit Usaha Syariah CIMB Niaga juga menunjukkan kinerja yang solid. Hingga akhir 2025, total pembiayaan syariah tercatat Rp55,7 triliun dengan DPK sebesar Rp50,3 triliun. CIMB Niaga Syariah terus memperkuat struktur pendanaan berbasis komunitas dan kemitraan strategis sesuai prinsip syariah guna mendorong pertumbuhan berkelanjutan serta memperkuat ekosistem keuangan syariah nasional.

Halaman Selanjutnya
img_title