Pastikan Kenyamanan Warga dan Pemudik, Pemkab Kulonprogo Jamin Harga Pangan Stabil dan Jalur Mudik Lebaran 2026 Aman
- Dok Humas Pemkab Kulonprogo
KULONPROGO, VIVA Jogja – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Pemerintah Kabupaten Kulonprogo memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang. Dua aspek utama menjadi perhatian: stabilitas harga kebutuhan pokok dan kesiapan jalur mudik. Pemkab turun langsung ke lapangan melakukan pemantauan terpadu, mulai dari pasar tradisional hingga titik-titik strategis arus mudik.
Wakil Bupati Kulonprogo, H. Ambar Purwoko, memimpin rombongan yang terdiri dari Kepala Dinas Perdagangan Ir. Bambang Tri Budi Harsono, M.M., Kepala Dinas Perhubungan Drs. Ariadi, M.M., serta Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kulonprogo Ari Fitriani, S.E., M.M. Kunjungan pertama dilakukan ke Pasar Brosot, di mana para pedagang menyampaikan bahwa harga bahan pokok relatif stabil. Hanya daging sapi yang mengalami kenaikan sekitar Rp5.000 per kilogram, sementara komoditas lain bahkan ada yang turun harga. “Alhamdulillah, semua komoditas terpantau aman. Insya Allah kebutuhan pokok masyarakat jelang Lebaran ini terpenuhi dan mudah didapat. Kami ingin menciptakan rasa tenang di masyarakat,” ujar Ambar Purwoko.
Selain pemantauan, Pemkab juga menggelar Operasi Pasar di Kalurahan Kranggan. Warga dapat membeli sembako bersubsidi, seperti beras SPHP dan Medium C4 seharga Rp60.000 per 5 kg, minyak goreng Rp38.000 per 2 liter, serta telur ayam Rp26.000 per kilogram. Langkah ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan potensi inflasi menjelang Lebaran.
Setelah memastikan kebutuhan pangan, rombongan meninjau kesiapan jalur mudik. Kulonprogo memiliki peran penting sebagai pintu gerbang barat Daerah Istimewa Yogyakarta. Diperkirakan, 8,2 juta pergerakan pemudik akan masuk ke wilayah DIY pada Lebaran kali ini. Saat meninjau Jembatan Kabanaran, Wabup menegaskan komitmen pemerintah untuk menyambut pemudik layaknya keluarga. “Kami ingin pemudik merasa aman dan nyaman. Jalur sudah diperbaiki, rest area dan posko-posko juga kami siapkan,” katanya.
Pemantauan berlanjut ke Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Wabup mengapresiasi kesiapan maksimal pihak bandara, termasuk pendirian posko terpadu di area kedatangan. Kepala Dinas Perhubungan Kulonprogo, Drs. Ariadi, menambahkan bahwa sinergi lintas sektor telah terjalin kuat antara Dishub, Dinas PU, Dinas Kesehatan, Polres, Kodim, hingga mitra seperti Senkom. Jalan berlubang sudah ditambal, rambu petunjuk arah terpasang rapi, dan rekayasa lalu lintas disiapkan sesuai kondisi lapangan. “Intinya, jaga kesehatan dan tetap fokus. Jika lelah, silakan istirahat di posko-posko yang tersedia. Keluarga tersayang menunggu di rumah,” pesannya.