Gembong Prakoso: Menghubungkan Inovasi Teknologi dan Pemberdayaan Sosial di Indonesia

Gembong Prakoso (kanan)
Sumber :
  • Istimewa

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Dalam lanskap bisnis dan teknologi Indonesia yang terus bergerak dinamis, sosok Gembong Prakoso hadir sebagai figur multidisiplin yang mampu menjembatani dunia korporasi dengan kepedulian sosial. Latar belakang pendidikannya di Universitas Trisakti dan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya menjadi fondasi kuat bagi perjalanan kariernya yang panjang, penuh variasi, dan sarat kontribusi nyata. Ia bukan hanya seorang profesional yang piawai mengelola perusahaan, tetapi juga seorang penggerak komunitas yang percaya bahwa teknologi harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

img_title TMMD Sengkuyung Tahap III di Kulonprogo: Satukan Langkah Bangun Negeri dari Desa Kalirejo

Karier Gembong dimulai di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) sebagai Kepala Seksi Operasional. Dari sana, ia menapaki jenjang lebih tinggi dengan bergabung ke BNI Life sebagai Kepala Riset & Pengembangan Bisnis. Pengalaman tersebut memperkaya wawasannya tentang industri keuangan dan manajemen risiko. Selanjutnya, ia dipercaya menjadi Direktur di Bancassurance Indonesia, di mana perannya mencakup rekrutmen, pelatihan, serta pengembangan sumber daya manusia. Saat ini, Gembong menjabat sebagai Komisaris di PT Bimasakti Multi Sinergi, sebuah perusahaan pengelola jasa sistem pembayaran (PJSP) yang menyediakan layanan payment gateway, uang elektronik, transfer dana, hingga QRIS. Posisi ini menegaskan komitmennya terhadap transformasi digital di sektor finansial.

Tidak berhenti di dunia korporasi, Gembong juga menapaki jalur kewirausahaan. Pada tahun 2013, bersama sahabat masa sekolahnya Budhi Pariyesana, ia mendirikan PT Arthasera Teknologi Multiguna yang berfokus pada solusi teknologi untuk industri asuransi dan perbankan. Langkah ini menunjukkan keberaniannya dalam merintis usaha sendiri sekaligus menjawab kebutuhan pasar yang semakin menuntut inovasi.

img_title Gotong Royong Playen 2026: Bupati Gunungkidul Dorong Sinergi Warga dan Pemerintah untuk Infrastruktur Tangguh

Tahun 2020 menjadi titik penting ketika Gembong bersama Ibnu Sunanto meluncurkan gerakan Jogjakita di Yogyakarta. Gerakan ini lahir dari semangat gotong royong untuk mendukung masyarakat menghadapi dampak pandemi COVID-19. Jogjakita menghadirkan aplikasi ojek online dan kurir lokal, sekaligus aktif berkolaborasi dengan berbagai program daerah seperti Sibakul Jogja, Jogja Carnival, dan inisiatif becak listrik. Lebih dari itu, Gembong dan Ibnu mendirikan koperasi yang kini menaungi lebih dari 1.000 pengemudi ojek online, dengan program tambahan berupa warung sembako dan pelatihan kewirausahaan.

Halaman Selanjutnya
img_title