Wisata Edukasi Kotagede: Mahasiswa Asing Jadi Pengajar, Budaya Lokal Makin Mendunia

Walikota Yogya memberikan sertifikat pada mahasiswa asal Pakistan
Sumber :
  • Pemkot Yogya

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata terus berinovasi dalam mengembangkan pariwisata berbasis pengalaman. Salah satu program terbaru yang menarik perhatian adalah Bule Mengajar yang dikolaborasikan dengan paket wisata Jelajah Kotagede. Program ini tidak hanya menghadirkan nuansa edukasi lintas budaya, tetapi juga memperkuat citra Kotagede sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya yang semakin dikenal wisatawan mancanegara.

img_title Usung "Lokal Mumpuni, Ngrambah Nagari", HIPMI dan Pemkot Yogyakarta Bersinergi Cetak Pengusaha Muda Tangguh

Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa asing yang berpartisipasi. Mereka berasal dari berbagai negara, seperti Timor Leste, Solomon, Tanzania, Kenya, dan Pakistan. Kehadiran mahasiswa asing ini diharapkan mampu memberikan pengalaman berharga bagi masyarakat lokal, khususnya para pelajar di sekolah-sekolah negeri. “Program Bule Mengajar bukan sekadar berbagi cerita budaya, tetapi juga membawa kebiasaan disiplin dan semangat belajar dari berbagai negara,” ujar Hasto.

Program ini dirancang sebagai quick wins Pemkot Yogyakarta dalam memperkuat pariwisata berbasis pengalaman. Mahasiswa asing tidak hanya berinteraksi dengan siswa, tetapi juga ikut menjelajahi kawasan Kotagede. Mereka diajak menyusuri Pasar Kotagede, lorong-lorong labirin di Kampung Purbayan, hingga kawasan Between Two Gates yang menyimpan deretan rumah joglo tradisional dengan tiang penyangga khas bernama bahu danyang. Hasto sendiri mengaku kagum melihat kekayaan arsitektur tradisional yang masih terjaga di kawasan tersebut.

img_title Pemkot Yogyakarta Gelar Seleksi Beasiswa Prestasi Kelurahan 2026, Nilai TKA dan TKAD Jadi Penentu

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Lucia Daning Krisnawati, menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa asing dalam program ini diharapkan menjadi sarana promosi budaya yang efektif. “Ketika mereka pulang ke negara asal, pengalaman yang dibagikan akan menjadi cerita berharga yang memperkenalkan Yogyakarta ke dunia. Ini bukan hanya tentang Kotagede, tetapi juga 46 kampung wisata dan 45 Pokdarwis yang siap menunjukkan potensi luar biasa,” jelasnya.

Ketua Kampung Wisata Purbayan, Nugroho Nurcahyo, menyebut kegiatan ini sekaligus menjadi uji coba paket wisata Jelajah Kotagede. Selain wisata sejarah, Kotagede juga menawarkan kerajinan perak, kuliner khas seperti roti Kembang Waru, serta peninggalan bersejarah dari Kerajaan Mataram Islam. “Semua potensi ini kami kemas dalam paket wisata agar pengunjung mendapatkan pengalaman menyeluruh tentang Kotagede,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Liburan di PerpusKota, Anak-anak Diajak Mengenal Warisan Budaya Yogyakarta