Puncak Mudik Jogja–Solo 17 Ribu Kendaraan, Polisi Siaga di Tol dan Sleman

Pantauan Gerbang Tol Purwomartani
Sumber :
  • Dok Polda DIY

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, berbagai pihak di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan langkah antisipatif untuk memastikan kelancaran lalu lintas sekaligus menjaga keamanan masyarakat. Fokus utama tertuju pada Gerbang Tol (GT) Purwomartani, ruas Tol Jogja-Solo, serta pengawasan di wilayah Sleman yang belakangan diwarnai isu keamanan.

img_title Hari Bhayangkara ke-80, Polda DIY Dekatkan Layanan Kesehatan Gratis ke Warga Sosromenduran

Direktorat Lalu Lintas Polda DIY menempatkan pos pantau khusus di titik pertemuan ruas tol fungsional Segmen Prambanan–Purwomartani dengan jalur arteri. Langkah ini diambil untuk mencegah antrean kendaraan yang berpotensi mengular hingga ke jalan utama. Direktur Lalu Lintas Polda DIY, Kombes Pol Arie Prasetya Syafa’at, menegaskan bahwa pengawasan melekat dilakukan agar kepolisian dapat segera mengambil keputusan cepat dalam manajemen arus lalu lintas.

Jika antrean kendaraan di GT Purwomartani mencapai jarak 350 meter hingga menyentuh arteri, petugas akan segera mengalihkan arus ke jalur alternatif Prambanan. Diskresi ini dilakukan agar kepadatan tidak menimbulkan kemacetan total di ruas utama Jogja–Solo. Selain itu, Ditlantas juga menutup sebagian besar titik putar balik di sepanjang Jalan Solo. Dari 12 titik U-Turn, sembilan ditutup secara situasional untuk mengurangi hambatan samping, sementara tiga titik tetap dibuka di depan AU, Telkom, dan Sendangayu.

img_title Polda DIY Intensifkan Patroli Gabungan untuk Cegah Kenakalan Remaja di Masa Libur Sekolah

Prediksi Lonjakan Kendaraan di Tol Jogja–Solo

PT Jasamarga Jogja-Solo (JMJ) selaku pengelola tol memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, dengan volume kendaraan mencapai 17.000 unit. Direktur Utama JMJ, Rudy Hardiansyah, menyebutkan bahwa arus balik diperkirakan lebih padat, dengan jumlah kendaraan mencapai 24.000 unit pada 24 Maret 2026.

img_title Sultan HB X Tegaskan Kasus Tanah Kas Desa Condongcatur Harus Dituntaskan Lewat Jalur Hukum

Data historis menunjukkan bahwa kepadatan biasanya meningkat pada sore hari menjelang berbuka puasa atau setelah sahur. Pola ini menjadi acuan bagi pengelola tol dan kepolisian dalam menentukan strategi pengaturan arus. Jalur fungsional Prambanan–Purwomartani sendiri akan dibuka secara situasional, bergantung pada diskresi kepolisian dan Dinas Perhubungan.

Koordinasi intensif dilakukan agar distribusi kendaraan merata dan tidak menumpuk di pintu keluar strategis menuju pusat Kota Yogyakarta maupun arah Solo. Dengan sistem fleksibel ini, diharapkan pemudik dapat menikmati perjalanan lebih lancar tanpa hambatan berarti.

Halaman Selanjutnya
img_title