Pasukan Oranye Terima Bingkisan, Semangat Baru Pejuang Kebersihan Kota Yogya
- Humas Pemkot Yogya
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Sebanyak 50 koordinator tim kebersihan Kota Yogyakarta yang dikenal sebagai Pasukan Oranye menerima bingkisan parsel bertajuk “Pejuang Keluarga” di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Senin (16/03/2026). Bingkisan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial dari Mydervia Dermatology Clinic yang disalurkan melalui Dompet Dhuafa Yogyakarta.
Para penerima merupakan perwakilan dari berbagai sektor kebersihan, mulai dari penyapuan jalan, pengangkutan sampah, pengolahan sampah, hingga petugas pertamanan. Kepala DLH Kota Yogyakarta, Rajwan Taufik, menyampaikan apresiasi atas kepedulian pihak swasta yang turut memperhatikan kesejahteraan para petugas kebersihan. “Mereka adalah pejuang kebersihan sekaligus pejuang keluarga. Saat masyarakat berlibur, mereka tetap bekerja tanpa henti demi menjaga kota tetap bersih dan nyaman,” ujarnya.
Rajwan menambahkan, jumlah petugas kebersihan lapangan di Kota Yogyakarta mencapai lebih dari 1.000 orang. Menjelang Lebaran, peran mereka semakin vital karena aktivitas masyarakat dan kunjungan wisatawan meningkat. “Berkat kerja keras bapak-bapak ini, kebersihan kota tetap terjaga meski aktivitas warga melonjak,” katanya.
Salah satu penerima bingkisan, Manyar, yang bertugas di tim angkutan sampah DLH, mengaku senang atas perhatian yang diberikan. Sejak 2002 ia mengabdikan diri sebagai petugas kebersihan. “Kami kerja di lapangan setiap hari. Dengan adanya bingkisan ini, saya merasa dihargai. Semoga usaha pihak pemberi semakin lancar,” ungkapnya. Ia juga menekankan pentingnya penanganan sampah dari hulu. “Kalau dari sumbernya sudah dibenahi, maka di hilir akan lebih mudah ditangani,” tambahnya.
Manajer Mydervia Dermatology Clinic, dr. Zita Ariyanti, menjelaskan bahwa penyaluran bingkisan ini bukan sekadar bantuan, melainkan wujud solidaritas perusahaan terhadap masyarakat. “Kami ingin meringankan beban sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan. Petugas kebersihan adalah bagian penting dari lingkungan kota,” ujarnya. Klinik yang berdiri sejak 2022 di Sleman ini kini memiliki sekitar 30 karyawan dan delapan dokter spesialis kulit dan kelamin.
Perwakilan Dompet Dhuafa Yogyakarta, Muhammad Zahron, turut menyampaikan terima kasih kepada para petugas kebersihan. “Doa dan ikhtiar mereka membuat Yogyakarta lebih asri dan nyaman. Kami juga berkomitmen mendukung pengelolaan sampah, salah satunya lewat program budidaya maggot untuk mengurangi sampah organik sekaligus memberi manfaat ekonomi,” jelasnya.