Foreder Jadi Jembatan Komunikasi Masyarakat dan Pemerintah dalam Menjaga Demokrasi
- Istimewa
YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Forum Relawan Demokrasi (Foreder) Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menegaskan perannya sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga keberlangsungan demokrasi. Hal ini disampaikan dalam acara buka puasa bersama Dewan Pimpinan Daerah Foreder DIY.
Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kiprah Foreder dalam menjaga harmoni sosial. Menurutnya, organisasi masyarakat seperti Foreder memiliki kontribusi besar dalam menciptakan kehidupan demokrasi yang tertib, kondusif, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan. “Pemerintah Kota Yogyakarta sangat mengapresiasi peran Foreder yang telah ikut menjaga kehidupan demokrasi yang sehat. Ini bukti bahwa masyarakat Yogyakarta memiliki semangat kebersamaan yang kuat untuk turut serta dalam menjaga penyelenggaraan demokrasi sekaligus mendorong pembangunan daerah,” ujarnya.
Hasto menekankan bahwa partisipasi masyarakat dalam organisasi sosial merupakan kekuatan penting bagi keberlangsungan pembangunan. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang dimiliki warga Yogyakarta menjadi fondasi kokoh dalam menciptakan kehidupan yang harmonis. Ia menambahkan, Foreder tidak hanya hadir sebagai organisasi masyarakat biasa, tetapi juga memiliki fungsi strategis sebagai agen perubahan yang mampu menyuarakan aspirasi warga secara konstruktif.
“Foreder memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah. Aspirasi masyarakat dapat disampaikan dengan cara yang baik, sehingga berbagai persoalan yang muncul bisa dicari solusi bersama,” jelas Hasto. Ia juga menyoroti peran Foreder dalam menjaga stabilitas sosial, termasuk sebagai mediator dalam meredam potensi konflik dan penyampai informasi yang benar kepada masyarakat.
Ketua DPD Foreder DIY, R. Bayu Hendarta, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum mempererat hubungan antaranggota dan jejaring organisasi. Menurutnya, silaturahmi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat peran Foreder sebagai pelopor persatuan dan pembangunan. “Dengan kebersamaan ini, kami berharap dapat semakin memperkuat peran Foreder sebagai pelopor persatuan serta pembangunan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Bayu menegaskan komitmen Foreder untuk terus memberikan dampak positif, khususnya dalam menghadapi tantangan sosial di Kota Yogyakarta. Ia berharap kolaborasi antara organisasi masyarakat, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat dapat terus terjalin dengan baik.