Gunungkidul Siaga Mudik 2026, 82 Ribu Kendaraan Padati Jalur Utama
- Bing Image Creative
GUNUNGKIDUL, VIVA Jogja - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, Bupati Gunungkidul bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dinas Perhubungan, serta relawan melakukan peninjauan intensif ke sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) utama. Dua titik krusial yang menjadi fokus adalah Pospam Utama Siyono dan Pospam Hargodumilah, Patuk Gunungkidul.
Dalam pantauan tersebut, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti, memastikan seluruh personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, PMI, tenaga medis, BUMD, Pramuka, Senkom, hingga RAPI telah bersiaga penuh dengan kelengkapan memadai. Berdasarkan laporan dari posko, tercatat pergerakan signifikan dengan total 82 ribu kendaraan dalam tiga hari terakhir, terdiri dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga bus.
Volume kendaraan tertinggi terjadi pada Jumat, sementara Sabtu dan Minggu menunjukkan tren peningkatan. Jalur Wonosari–Patuk menjadi titik paling padat, dipantau langsung melalui CCTV Dinas Perhubungan. Puncak arus mudik diprediksi berlangsung pada 18–19 Maret 2026, dengan jalur Hargodumilah menjadi titik rawan karena kondisi jalan menanjak dan menikung.
Untuk mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan, pemerintah mengeluarkan instruksi menteri serta Surat Edaran Bupati yang melarang kendaraan bertonase berat melintas selama 13 hari, kecuali pengangkut logistik Lebaran dan sembako.
Rest Area dan Tim Ganjal
Kepala Pos Pengamanan Hargodumilah, AKP Paryadi, menjelaskan bahwa pos ini beroperasi sejak 13 hingga 25 Maret 2026. Fasilitas yang disediakan meliputi layanan kesehatan, ambulans, tempat istirahat dengan minuman hangat gratis, serta layanan bengkel darurat bekerja sama dengan bengkel lokal.
Mengantisipasi jalur menanjak, kepolisian menyiapkan Tim Ganjal untuk membantu kendaraan yang tidak kuat menanjak, serta Tim Urai untuk mengurai kepadatan. Relawan juga disiagakan untuk menaburkan serbuk gergaji jika terjadi tumpahan oli atau BBM. Hingga kini, laporan didominasi kendaraan overheat dan kecelakaan ringan.
Di Pospam Siyono, Kapos Pam IPDA Sugianto menegaskan fokus utama adalah menjaga kelancaran arus menuju Wonosari. Jika terjadi penumpukan, arus akan dialihkan ke jalur Lingkar Utara maupun Lingkar Selatan. Wilayah kota akan ditutup sementara untuk menjaga kelancaran arus keluar-masuk Wonosari. Kepadatan di titik ini diperkirakan mencapai puncaknya pada H-2 Lebaran.