Hari Jadi ke-271 DIY, Pemda Ubah Tradisi Bunga Papan Jadi Taman Anggrek Vertikal

Pemda DIY ubah bunga papan jadi taman anggrek
Sumber :
  • Bing Image Creator

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Perayaan Hari Jadi ke-271 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun ini terasa berbeda. Jika biasanya Kompleks Kepatihan dipenuhi deretan bunga papan plastik sebagai ucapan selamat, kali ini kantor pemerintahan tersebut disulap menjadi ruang hijau dengan hiasan tanaman hidup. Anggrek eksotis, pohon buah produktif, hingga tanaman hias lokal kini menghiasi sudut-sudut kawasan, menghadirkan suasana segar dan berkelanjutan.

img_title Pemda DIY Tindaklanjuti Polemik Apresiasi Seni Anak dengan Evaluasi Menyeluruh

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 600.11/889/SJ tentang gerakan Indonesia Asri. Pemda DIY mengimbau mitra kerja, instansi, dan masyarakat yang ingin memberikan ucapan selamat agar menyalurkannya dalam bentuk tanaman hidup. Tujuannya untuk menjaga keberlangsungan lingkungan sekaligus mengurangi limbah bunga papan yang selama ini hanya bertahan beberapa hari.

Asisten Sekretariat Daerah DIY Bidang Administrasi Umum, Srie Nurkyatsiwi, menjelaskan bahwa kebijakan ini dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang. “Kawasan Kepatihan memiliki lahan luas dengan pepohonan rindang. Ucapan dalam bentuk tanaman hidup ini bukan hanya memperindah saat hari jadi, tetapi juga bisa dirawat dan dimanfaatkan untuk menata lingkungan agar tetap asri,” ujarnya, Kamis (26/03/2026).

img_title DIY– Melbourne Symphony Orchestra Perkuat Diplomasi Budaya, Yogyakarta Jadi Pusat Ekosistem Seni Global

Kiriman Tanaman Unik

Hingga saat ini, beragam jenis tanaman mulai berdatangan. Selain anggrek dalam pot, terdapat kiriman unik berupa pohon kelengkeng berbuah dari Walikota Yogyakarta. Tanaman-tanaman ini tidak hanya menjadi simbol ucapan, tetapi juga aset ekologis yang bisa dinikmati masyarakat dalam jangka panjang.

img_title Sri Sultan Dorong Efisiensi dan Keselamatan dalam Pembangunan Gedung Baru DPRD DIY

Pemda DIY tidak berjalan sendiri dalam mengelola kiriman hijau ini. Siwi mengungkapkan adanya kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) DIY, Komunitas Anggrek Merapi, Kadin, hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Mereka tidak hanya menyumbang tanaman, tetapi juga berkomitmen membantu penataan dan perawatannya.

“Kami membuka diri menjadi laboratorium bagi para pakar dan pecinta tanaman. Nantinya akan ada transfer knowledge dari para ahli kepada tenaga taman dan outsourcing kami di Kepatihan,” tambah Siwi.

Melalui kerja sama ini, petugas kebersihan akan diedukasi mengenai cara memelihara tanaman yang benar, mulai dari teknik penyiraman hingga pemupukan. Harapannya, keterampilan ini tidak hanya berguna di lingkungan kantor, tetapi juga menjadi bekal keahlian bagi para petugas di rumah masing-masing.

Halaman Selanjutnya
img_title