Krista Exhibitions Hadirkan Pameran Terpadu, Dorong UMKM dan Industri Kreatif di Yogya
- Jogja.viva.co.id/Fuska Sani Evani
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Pameran industri makanan, minuman, kemasan, dan teknologi percetakan, Jogja Food & Beverage Expo 2026, Jogja Printing Expo 2026, dan Jogja Pack & Process Expo 2026, kembali digelar di Yogyakarta sebagai upaya memperkuat ekosistem industri kreatif sekaligus mendorong daya saing produk lokal di pasar nasional hingga internasional. Kegiatan yang diinisiasi oleh Krista Exhibitions ini menjadi salah satu agenda penting industri sepanjang 2026, dengan pelaksanaan di Jogja Expo Center (JEC) Bantul sebagai lokasi utama pada 8 – 11 April 2026 mendatang.
Dalam konferensi pers yang digelar di Yogyakarta Jumat (27/03/2026), CEO Krista Exhibitions Daud Salim menyampaikan bahwa penyelenggaraan tahun ini merupakan bagian dari rangkaian pameran berskala nasional yang akan berlanjut ke berbagai kota besar di Indonesia. Setelah Yogyakarta, agenda serupa dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada Juli 2026, Bali pada September, dan ditutup dengan ajang berskala internasional pada November di Jakarta.
Pameran di Yogyakarta menjadi salah satu yang paling strategis karena melibatkan berbagai sektor sekaligus, mulai dari industri makanan dan minuman, teknologi pengemasan, hingga percetakan. Seluruh area pameran di Jogja Expo Center dimanfaatkan dengan tiga hall utama, menghadirkan sedikitnya 110 peserta, termasuk 30 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Jumlah ini masih berpotensi bertambah seiring meningkatnya minat peserta dari berbagai daerah.
Tidak sekadar menjadi ajang transaksi bisnis, pameran ini juga dirancang sebagai ruang kolaborasi dan edukasi. Beragam kegiatan turut memeriahkan acara, mulai dari lomba kuliner khas Yogyakarta seperti mie goreng Jawa, jajanan pasar tradisional, hingga nasi tumpeng dan nasi goreng. Kompetisi tersebut melibatkan chef profesional dan menjadi panggung bagi talenta kuliner lokal untuk menunjukkan kreativitas mereka.
Selain itu, pengunjung juga dapat mengikuti kelas teh yang digelar bersama Dewan Teh Indonesia serta Asosiasi Teh Specialty Indonesia. Tak kalah menarik, kompetisi kopi turut diselenggarakan bekerja sama dengan asosiasi kopi nasional. Pemenang kompetisi ini akan melaju ke tingkat nasional di Jakarta, bahkan berpeluang tampil di ajang internasional.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta, Yuna Pancawati, mengapresiasi penyelenggaraan Jogja Food Expo dan Jogja Packaging & Printing Expo. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempertemukan pelaku industri makanan dan minuman dengan sektor kemasan dan percetakan yang memiliki peran saling melengkapi.